Bahasa Dan Teori Ilmu

Seorang teman ngaji yang sudah lama tak bertemu datang menemui saya. Terjadilah percakapan yang cukup seru. Ana denger ente sekarang lagi sibuk ngajar bahasa? Ya. Mengajar untuk belajar! Maksud ente? Memang Abang lupa ajaran guru kita? Kan beliau bilang cara belajar terbaik adalah mengajar. Dan lebih baik lagi bila waktu mengajar itu kita menempatkan diri … Continue reading

Tangan dan Angan-angan

Tangan adalah alat serba guna. Dengan tangan, kita ‘menerjemahkan’ kehendak otak untuk melakukan pekerjaan yang paling remeh sampai yang paling berharga. Dengan tangan, manusia memulai perang dan perdamaian. Dengan tangan, kita merangkul dan  mencampakkan seseorang ke comberan. Dengan tangan, kita mengukir sejarah peradaban yang membanggakan atau kebiadaban yang memalukan. Ibarat lembaga negara dalam konsep trias … Continue reading

Kegelisahan Muhammad Menanti Wahyu

Sedikit tentang asbabu-nuzûl Dr.  ‘Aisyah ‘Abdurrahman mengatakan dalam  tafsirnya(Tafsir Bintusy-Syathi’, Mizan, 1996), tentang surat Adh-Dhuhã: “Surah ini Makkiyyah tanpa pertentangan. Pendapat yang  populer  mengatakan bahwa ia adalah surah kesebelas di dalam  urutan turunnya ayat-ayat Al-Quran. Ia turun sesudah surah  Al-Fajr.” Dikatakannya  pula bahwa para mufasir  sepakat  tentang sebab turunnya surat ini, yaitu karena keterlambatan  datang­nya … Continue reading

Peniti

Abah Hideung, yang disebut demikian karena selalu berpakaian hitam-hitam, adalah salah satu abah (bapak) kebanggaan kami. Banyak orang Cibadak, Sukabumi, hanya mengenal beliau sebagai guru silat dan ketua ‘paguyuban’ banyak perguruan silat, tapi kami lebih mengenal beliau sebagai narasumber tempat bertanya tentang Hadis, tafsir Al-Quran, bahasa Arab, dan pengalaman beliau mukim 14 tahun di tanah … Continue reading

Obrolan Tentang Iman (1)

Bisakah anda menjelaskan pengertian Iman secara lengkap? Apakah anda siap untuk mengobrol dalam waktu lama? Berapa lama? Sampai penjelasan tentang iman itu selesai, dan anda mendapatkan gambaran yang utuh serta jelas. Baiklah. Saya siap. Lalu dari mana kita memulai? Karena anda meminta penjelasan dari saya, tentu sayalah yang menentukan dari mana kita mulai. Baiklah. Silakan. … Continue reading