Supra Struktur, Politisi Dan Moral

Istilah supra struktur tidak sepopuler lawan atau pasangannya, infra struktur. Padahal, infra struktur terwujud sebagai hasil kerja supra struktur. Sebaliknya, supra struktur pun  bukanlah sesuatu yang muncul sendiri. Ia muncul sebagai ‘produk’ sebuah ide (gagasan). Infra struktur dengan kata lain adalah sarana fisik (lahiriah) yang disediakan manusia untuk menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat; dalam rangka menunjang kegiatan … Continue reading

Utopia

Utopia, dari bahasa Yunani, harfiah berarti tidak ada tempat. Selanjutnya, sebagai istilah, kata ini digunakan untuk menyebut pemikiran atau gagasan yang tidak bisa diwujudkan ke dalam kenyataan. Artinya menjadi muradif (sinoim) dengan impian atau angan-angan kosong. Menurut Ensiklopedi Umum terbitan Kanisius, Sir Thomas More (1516) adalah orang pertama yang menulis buku berjudul Utopia, yang menggambarkan … Continue reading

Sampai Kapan Rakyat Bersandar Pada Tokoh?

Menyandarkan nasib kepada tokoh (figur) adalah ‘naluri’ bangsa ini. Satria Piningit  atau Ratu Adil telah ditunggu sejak zaman wayang sampai zaman sinetron. Tidak jelas bagaimana persisnya identitas mereka. Yang pasti, mereka adalah tokoh-tokoh ideal yang mewakili harapan rakyat jelata, kaum tertindas, yang rindu pada perbaikan nasib berupa tercukupinya kebutuhan pangan (makanan), sandang (pakaian), dan papan … Continue reading

Golput, Semoga Bukan Golongan Semaput

Ada yang bilang golput adalah anak haram demokrasi. Mungkin karena demokrasi berselingkuh dengan demon-(hantu)-krasi. Tentu anak yang aneh karena dari perkawinan dengan hantu itu malah menghasilkan anak yang ‘putih’. Tapi yang lain mengatakan pula bahwa golput justru anak sah demokrasi, yang kelahirannya tidak pernah diharapkan karena bisa mempermalukan orangtuanya. Kenapa? Karena demokrasi, kata para pakar, … Continue reading