Isi Pokok Surat Al-Mā’idah

Masa pewahyuan Tema (pokok persoalan) surat ini, yang didukung sejumlah hadis mengisyaratkan bahwa surat ini diturunkan setelah Perjanjian Hudaibiyah pada akhir tahun ke-6 atau awal tahun ke-7 Hijriah. Itulah sebabnya di dalam surat ini ada bahsan tentang perjanjian tersebut. Rasulullah bersama 1400 Muslim berangkat ke Makkah pada tahun 6H untuk melakukan umrah. Tapi kaum Quraisy … Continue reading

Iman Itu Dari Kepribadian Hingga Peradaban

Sekilas Tentang Surat Al-Ma’idah

Periode pewahyuan Tema surat ini mengisyaratkan, dan ini didukung sejumlah hadis, bahwa surat ini diturunkan setelah perjanjian Hudaibiyah pada akhir abad 6 H atau pada permulaan abad 7 H. Karena itulah surat ini mengangkat masalah-masalah yang timbul dari perjanjian tersebut. Pada waktu itu, Rasulullah bersama 1400 Muslim pergi ke Makkah untuk berumrah. Tapi kaum Quraisy, … Continue reading

Kisah Di Balik Sebuah Buku Lama

Buku lama (terbitan tahun 1974) yang jadi rujukan para cendekiawan ini saya temukan di penjual buku bekas tahun 2006 di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Kini kiosnya sudah tutup. Menurut pemiliknya, kios buku bekas itu ditutup karena Gramedia sering membuka pameran buku murah! “Kita kalah bersaing!” Pemilik kios itu bicara dengan wajah biasa-biasa saja (tanpa ekspresi). … Continue reading

Lailatul-Qadr, Titi Mangsa Terbitnya Fajar Peradaban

إنّا أنزلناه فى ليلة القدر – ومآ أدراك مآ ليلة القدر – ليلة القدر خير من ألف شهر – تنزّل الملائكة والروح فيها بإذن ربهم من كل أمر – سلام هي حتى مطلع الفجر   Sesungguhnya Kami (Allah) menurunkannya (Al-Qurãn) pada Malam Al-Qadr. Tahukah anda apa itu Malam Al-Qadr? (Nilai) Malam Al-Qadr itu lebih baik … Continue reading

Masjid = Baitul-Ma’mur (?)

Istilah al-baitul-ma’mur terdapat dalam surat  Ath-Thur ayat       4. Menurut tafsir Departeman Agama, istilah tersebut merupakan  sebutan bagi Ka’bah, “karena Ka’bah selalu  mendapat kunjungan untuk Haji, ‘Umrah, Tawaf, dan lain-lain, atau  se­buah rumah di langit yang ketujuh yang saban hari dimasuki oleh 70.000 malaikat.”[1] Penafsiran  tersebut jelas menggambarkan bahwa  al-bai­tul-ma’mur secara harfiah berarti: rumah yang ramai,  … Continue reading