Gus Dur

Banyak orang, termasuk saya, mempunyai kenangan khusus dengan dan atau terhadap Gus Dur. Suatu hari di tahun 1970an, ketika masih sebagai ‘anak ingusan’ yang bermimpi jadi penulis, saya datang ke kantor sebuah majalah remaja, untuk mengantar naskah cerita pendek (cerpen). Karena majalah tersebut adalah majalah remaja yang merupakan ‘anak’ dari majalah Tempo yang masih relatif … Continue reading

Mengapa Antasari (dll) Salah Mengutip Dalil?

Setelah melalui proses pemeriksaan polisi dan kemudian statusnya ’ditingkatkan’ dari saksi menjadi terdakwa (4 Mei), Antasari Azhar (AA) digiring ke ruang tahanan. Ketika itulah, menurut seorang pengacaranya, AA berbisik kepadanya bahwa Jenderal Sudirman pernah mengatakan, ”Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan!” Saya dan anda pun mungkin sudah sering mendengar orang mengutip ’peribahasa’ itu, atau anda … Continue reading

Golput, Semoga Bukan Golongan Semaput

Ada yang bilang golput adalah anak haram demokrasi. Mungkin karena demokrasi berselingkuh dengan demon-(hantu)-krasi. Tentu anak yang aneh karena dari perkawinan dengan hantu itu malah menghasilkan anak yang ‘putih’. Tapi yang lain mengatakan pula bahwa golput justru anak sah demokrasi, yang kelahirannya tidak pernah diharapkan karena bisa mempermalukan orangtuanya. Kenapa? Karena demokrasi, kata para pakar, … Continue reading

Di Manakah Sikap Kritis Bangsa Kita?

Ihsanuddin Noorsy, Amien Rais, Kwik Kian Gie, Grup Band Slank, Sophan Sophian. Cukup kritiskah mereka? 1.    Tragedi bangsa: lenyapnya sikap kritis Sering kali kita dengar orang mengatakan bahwa bangsa kita sekarang tengah dilanda krisis multi dimensi; tapi mungkin terlalu sedikit orang yang ‘mengkritisi’ bahwa segala krisis itu sebenarnya berporos pada hilangnya atau tumpulnya daya kritis … Continue reading