Bila Kita Percaya…

Bila kita percaya bahwa lingkungan merupakan faktor sangat penting dalam pembentukan pribadi anak, sehingga kita ‘tega’ mengirim mereka ke pesantren, ke sekolah-sekolah khusus, bahkah ke luar negeri, mengapa kita “tidak percaya” (?) bahwa hal itu justru sudah, sedang, dan akan terus terjadi pada kita? Bukankah kita adalah manusia-manusia “bentukan lingkungan”. Bukankah penerimaan kita, adaptasi kita, … Continue reading

Kebenaran Adalah Hak Hidup Anda!

Setiap orang dilahirkan dalam lingkungan keagamaan yang bukan hasil pilihannya sendiri. Sejak masa paling awal sejarahnya di bumi ini, manusia (secara otomatis) dihadapkan kepada agama keluarga atau ideologi negara. Pada saat setiap orang mencapai usia belasan, biasanya mereka menerima kepercayaan orangtua atau masyarakat lingkungan mereka sendiri. Namun, ketika sejumlah orang menjadi matang dan dihadapkan kepada … Continue reading

Keadilan Dan Kepastian Hukum

Sehubungan  dengan maraknya demo mahasiswa  pada waktu itu, Mendikbud (orba) Wiranto Arismunandar mengajukan usul agar mereka  “hendaknya sudah berhitung dengan lima unsur risiko”. Pertama, apakah aksi itu bisa memperlakukan semua pihak dengan adil. Kedua,  apakah sudah mempertimbangkan kemungkinan akan terjadinya kerusakan. Ketiga, apakah aksi unjuk rasa itu sudah mempertimbangkan suasana moral  yang menguntungkan bagi pendidikan. … Continue reading

Kausar Niazi (7): Mencintai Allah

Ajaran-ajaran duniawi hanya membutuhkan apresiasi  inte­lektual,  dan orang bisa menjadi komunis atau sosialis  jika cukup  mempunyai keyakinan intelektual. Tapi doktrin  Tauhid Islam memerintahkan keyakinan lebih dalam yang meresap  pada setiap saraf manusia, sehingga mempertinggi kesadarannya. Iman  seorang muslim belum sempurna sebelum iman itu  menjadi motivasi hidupnya. Dalam Shahih Bukhari, Abdullah bin mas’ud mengatakan  bahwa keyakinan … Continue reading