Taubat Nasional: Belajar Pada Yahudi (?)

Ide tentang taubat nasional, kalau tak salah, pertama kali dikemukakan Amien Rais sejak saat sebelum Reformasi. Berhubung permasalahan bangsa masih menumpuk, dan korupsi juga semakin merajalela, ide itu agaknya masih layak dikemukakan, dan tulisan di bawah ini diharapkan dapat membantu untuk memahami betapa ide tersebut masih penting untuk direnungkan bersama. Definisi taubat Kita terbiasa memahami … Continue reading

Berita Tentang Isa Bugis, Sepuluh Tahun Lalu

Tulisan di bawah ini diambil dari majalah GATRA yang terbit 6 Desember 2003. Gerakan Pembaru Sang Ahli Tafsir Dianggap terpengaruh ajaran sosialis komunis Partai Ba’ath di Irak.  Soekarno konon pernah menugasi Isa Bugis memper dalam Islam. Sayup-sayup azan salat Jumat berkumandang dari Masjid At-Taqwa di Dusun Bandarharapan, Kecamatan Terbangibesar, Lampung Tengah. Sebenarnya wujud At-Taqwa hanya … Continue reading

Alat Komunikasi Dengan Tuhan

MARHABAN YA RAMADHAN (7) Anda mengatakan bahwa tadarus yang salah kaprah itu bukan sebuah kesalahan kecil … Gampangnya, salah kaprah itulah yang menyebabkan segala bentuk despotic power meraja lela. Tolong paparkan dengan jelas apa yang anda maksudkan itu. Al-Qurãn sebagai sebuah rahmat, sebagai konsep hidup dari Allah, telah diperlakukan secara salah kaprah, sehingga menjadi tidak … Continue reading

Malaysia + RI – Ambalat = Perang Saudara (?)

Orang Indonesia yang menyukai wayang tahu betul istilah Bharata Yudha; yaitu sebuah perang yang melibatkan keluarga besar keturunan Bharata (Mahabharata), yang terbagi menjadi dua cabang Pandawa dan Kurawa. Lima bersaudara Pandawa, dengan Yudistira sebagai yang tertua, adalah wakil dari ‘golongan putih’ yang dianiaya dan diusir dari negeri sendiri oleh seratus bersaudara Kurawa yang mewakili ‘golongan … Continue reading

Wakil Rakyat (Sebuah Kelirumologi?)

Kebanyakan orang (rakyat) mungkin berpikir bahwa wakil rakyat itu adalah wakil mereka secara hierarki (tingkat kekuasaan). Dengan kata lain, kebanyakan orang awam mungkin mengira bahwa wakil rakyat itu adalah bawahan mereka. Karena itu, mungkin, mereka merasa berhak menegur secara blak-blakan dengan susunan kalimat seperti syair lagu Iwan Fals (Wakil Rakyat), atau menyindir secara nyinir seperti … Continue reading