Sejarawan, Sastrawan, Dan Al-Qurãn

Apa beda sejara(h)wan dengan sastrawan? Sejarawan, kira-kira, adalah pencari dan penghimpun jejak kejadian masa lalu. Sedangkan sastrawan adalah pencipta kejadian, dengan kekuatan daya khayal (imajinasi)-nya. Sejarawan tidak bebas. Sastrawan relatif bebas. Sejarawan tak boleh meniru sastrawan yang mengandalkan kekuatan iamjinasi, tapi sastrawan boleh menggunakan data sejarah. Karena itulah ada novel yang penuh dengan ‘data’ sejarah, … Continue reading

Hikmah Memaafkan

Ada yang bilang tujuan idul-fitri bukan untuk maaf-maafan, karena memaafkan bisa dilakukan setiap hari dan harus dilakukan segera, bukan menunggu setahun. Benarkah? O, tidak, karena ada hadis yang menyatakan bahwa salah satu yang harus dilakukan pada saat idul-fitri adalah saling memaafkan. Tapi jangan lupa bahwa apa pun yang dilakukan pada saat idul-fitri kebanyakan bersifat simbol … Continue reading

Shalat Sebagai Sarana Quranisasi Diri