Terklepek-klepek

Balon berdandan

Sedang asyik sarapan, tak sengaja saya mendengar pembawa acara teve mengucapkan istilah “terklepek-klepek”.

Dalam hati saya tertawa geli. Ini pastilah istilah baru yang terlontar begitu saja dari si pembawa acara, Maudi Kusnaedi, yang kini sudah kelihatan tua. (Saya ‘mengenalnya’ ketika dia bermain dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan, tahun l190an). Bukan main lucu dan mengenai sasaran.

Tak banyak orang tahu dari mana asal istilah klepek-klepek. Tapi hampir setiap anak muda sekarang menggunakan istilah itu untuk mengungkapkan keadaan ‘mati kutu’ saat seorang cewek ‘ditembak’ oleh seorang cowok ganteng, misalnya dengan kalimat “I love you”, atau “will you merry me?”, atau “mau ga lu jadi pacar gue?”, dan sebagainya.

Bila tak salah, istilah klepek-klepek semula digunakan untuk menyebut keadaan seekor burung yang ditembak pemburu. Si burung malang yang sedang asyik bertengger, tubuhnya tiba-tiba terlanda peluru. Ia langsung jatuh. Di atas tanah, ia menggelepar-gelepar melepas nyawa.

Keadaan mengelepar-gelepar melepas (meregang?) nyawa itulah yang disebut klepek-klepek (bunyi sayap yang memukul-mukul tanah).

Dengan cerdas dan humoris, ‘anak-anak sekarang’ menyebut menyatakan cinta dengan menembak. Kira-kira seperti pemburu menembak burung. Biasanya yang jadi pemburunya adalah cowok, dan yang ditembak adalah cewek.

Bila si penembak adalah cowok ganteng yang jadi pujaan, maka tembakannya pastilah membuat setiap cewek klepek-klepek.
Tapi bila sang penembak adalah cowok jelek, yang dibenci (?) hampir semua cewek, apa yang terjadi? Bisa dipastikan dia adalah pemburu yang tembakannya selalu meleset. Sebab, bila tembakan cowok pujaan bahkan selalu ditunggu si burung, yang malah sengaja mejeng untuknya, tembakan si cowok non-ganteng selalu membuat para burung menjadi sangat lincah untuk menghindari tembakannya!

Kasian3.

Comments
4 Responses to “Terklepek-klepek”
  1. desrizal says:

    He he he…
    Bisa jadi si pemburu/penembaka yg akhirnya terklepek-klepek.
    Ha ha ha…

  2. Ahmad Haes says:

    Itu namanya senjata makan tuan, haha!

  3. Ahmad Haes says:

    Bahasa gaul anak2 sekarang, hehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: