Idenya Dari Siapa?

Aqil di kolam5
Dua oarang pemuda, tamu tetangga, lewat di depan saya ketika saya sedang memandikan Aqil di kolam plastiknya. Mereka agaknya tertarik melihat kelincahan dan keriangan Aqil di kolam renang. Salah seorang di antara mereka bertanya, “Usia berapa ini, Pak?”

“Enam bulan!” jawab saya.

“Wow!  Sejak kapan dimandikan seperti ini?”

“Sejak dia berusia dua setengah bulan,” sahut saya.

“Wow!  Idenya dari siapa, Pak?”

“Dari Nabi Muhammad!”

“Maksud Bapak?”

“Kan ada hadis yang mengatakan agar anak kita diajari berenang, memanah, dan berkuda…”

“Ooo… Itu semua dimulai sejak usia anak berapa tahun, Pak?”

“Nah!  Itu juga menjadi pertanyaan saya selama ini. Baru setelah anak saya ini lahir, saya menemukan jawabannya, tapi baru untuk satu hal; yaitu tentang berenang. Karena anak saya ini lahir dengan tubuh yang subur: Beratnya hampir 4 kilo, dan panjangnya 52 cm, maka ketika usianya mencapai dua setengah bulan, dia sudah tidak bisa lagi dimandikan di bak mandi bayi yang biasa. Saat itulah saya teringat hadis tersebut. Saya pikir, saya sudah bisa mulai melatih anak ini berenang!  Sedangkan untuk melatihnya memanah dan naik kuda, tentu harus menunggu sampai dia besar!”

“Tapi setahu saya, orang-orang Barat sudah melakukan ini, Pak,” kata pemuda yang lainnya.

“Anda benar!  Sebagian orang Barat memang sering mendahului kaum muslim dalam menjalankan ajaran Rasulullah.”

Mereka terdiam.

Lalu berpamitan.

Aqil ndut  14 Agustus 2015

Gaya Aqil6

Bekasi, 21 Agustus 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: