Hari Jum’at

Hari upacara semingguan
sinetron kebersamaan bohongan
seperti biasa
ngumpul, duduk, komat-kamit, dengar khutah
lalu shalat dua raka’at
lalu bubar

dengan perut lapar
kita berhamburan
mencari tempat makan

Mana itu Jum’at keramat
yang mebuat kita khidmat menyimak nasihat
memberi semangat untuk saling hormat
membuka peluang saling sayang?

Mana itu Jum’at
yang membuat kita terhimpun
jadi barisan yang rapih tersusun?

Mengapa di hari Jum’at
kita hanya sesaat berlagak kompak
kemudian saling sikut
saling depak?

Masjid Cina2

Bekasi, 09.24, 21 Nov. 2014

Advertisements
Comments
One Response to “Hari Jum’at”
  1. desrizal says:

    Apakah Jumat sekarang ini hanya berjamaat tapi tak bermanfaat atau bahkan bisa dikatakan “jamaat kuwalat”?

    Na’uzubillahi min zaalik(a)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: