Surat Protes Intel Israel

Di bawah ini adalah surat protes dari 43 intel Israel yang tergabung dalam Unit 8200:

Israel - Serdadu IDF mengawasi sebuah perumah

To:
Prime Minister, Mr. Benjamin Netanyahu
Chief of General Staff, Benny Gantz
Military Intelligence Director, Major General Aviv Kochavi
Commander of Unit 8200,

Kami, para veteran dari Unit 8200, pasukan cadangan sejak dulu sampai sekarang, menyatakan bahwa kami menolak untuk ambil bagian dalam tindakan-tindakan terhadap orang-orang Palestina, dan menolak untuk melanjutkan pengabdian sebagai alat demi memperdalam kendali militer atas Wilayan Pendudukan.
Biasanya ada anggapan bahwa pengabdian dalam intelijen militer adalah bebas dari dilema moral, dan semata-mata berperan untuk mengurangi kekerasan dan bahaya bagi orang tak berdosa. Namun, pengabdian militer kami mengajarkan bahwa intelijen adalah bagian tak terpisahkan dari pendudukan militer Israel atas wilayah-wilayah tersebut. Penduduk Palestina di bawah pemerintahan militer seutuhnya di bawah pengawasan mata-mata militer. Sementara ada pembatasan-pembatasan ketat dalam pengawasan bagi penduduk Israel, orang Palestina sama sekali tidak mendapat perlindungan. Tak ada pembedaan atas orang Palestina yang terlibat dalam kekerasan dan yang tidak terlibat. Informasi-informasi yang dikumpulkan dan disimpan membahayakan orang-orang tak bersalah. Informasi-informasi itu digunakan untuk persidangan politik dan untuk menciptakan pemisahan-pemisahan di dalam masyarakat Palestina dengan merekrut para kolaborator, serta mendorong masyarakat Palestina untuk saling bermusuhan. Dalam banyak kasus, intelijen menghalangi para tertuduh untuk mendapatkan pengadilan yang jujur di pengadilan-pengadilan militer, dengan cara menyembunyikan bukti-bukti yang menguntungkan mereka. Intelijen membuka kesempatan untuk berlanjutnya kendali atas jutaan orang, melakukan pengawasan tanpa batas dan menyerang sangat banyak wilayah-wilayah kehidupan. Hal ini menyebabkan orang tak bisa hidup secara normal, dan memicu bertambahnya kekerasan, dan lebih lanjut lagi berdampak pada semakin mustahilnya untuk mengakhiri konflik.
Jutaan orang Palestina hidup di bawah kekuasaan militer Israel selama 47 tahun. Rejim ini menolak hak-hak dasar dan mengambil wilayah-wilayah sangat luas untuk perumahan Yahudi untuk memisahkan sistem hukum, peradilan, dan penegakan hukum. Kenyataan ini bukan hasil tak terelakkan dari usaha negara untuk melindungi dirinya sendiri, tapi lebih merupakan hasil kebijakan. Perluasan perumahan tak ada hubungan dengan keamanan nasional. Hal yang sama juga berlaku bagi pembatasan-pembatasan atas pembangunan, eksploitasi ekonomi Tepi Barat, hukuman kolektif atas penduduk Jalur Gaza, dan rute yang menjadi dinding pemisah sekarang. (Semua tak ada hubungan dengan keamanan nasional Iasrael).
Sehubungan dengan semua ini, kami menyimpulkan bahwa secara pribadi-pribadi yang mengabdi dalam Unit 8200, kami harus mengambil tanggung-jawab atas peran kami dalam situasi ini, dan ini adalah tugas moral yang harus kami jalankan. Kami tidak bisa melanjutkan untuk mengabdi dalam sistem ini dalam kesadaran yang baik, menentang hak-hak jutaan orang. Karena itu, mereka yang bersama kami sebagai tentara cadangan, menolak untuk ambil bagian dalam tindakan-tindakan negara melawan rakyat Palestina. Kami mengimbau semua tentara yang mengabdi dalam Korp Intelijen, sekarang dan nanti, bersama dengan semua warga Israel, untuk bicara menentang ketidak-adilan ini, dan untuk bertindak demi mengakhirinya. Kami percaya bahwa masa depan Israel tergantung pada hal itu.

Para penandatangan surat
Senior academic officer OrFirst sergeant OriSergeant EllaSergeant ***Sergeant first class AmitaiCaptain AssafLieutenant AssafFirst sergeant ArielFirst sergeant GuySergeant first class GaliaLieutenant GiladFirst sergeant DoronCaptain D.Professional academic officer H.First sergeant T.First sergeant TalSergeant first class YairFirst sergeant YoavFirst sergeant YuvalLieutenant YonatanSergeant first class LiorSergeant LironSergeant MayaSergeant MichalFirst sergeant MenahemFirst sergeant NadavSergeant Noa
First sergeant Sa’ar First sergeant EdenSergeant IdanProfessional academic officer AmirFirst sergeant AmitSergeant K.Sergeant KerenSergeant first class RegevFirst sergeant RoiSergeant R.First sergeant RotemFirst sergeant ShiraMajor ShmulikFirst sergeant SchragaSergeant SheriSenior academic officer Tomer

Perumahan Israel

Warga Palestina dlm tahanan Israel

(Sumber Business Insider Indonesia)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: