Ironi Sebuah Negara Sekular

Posted: 09/12/2014, updated 09/12/2014

PARIS (AP) — Sebuah pengadilan Paris, Rabu lalu, menolak tuntutan hukum terhadap 9 aktifis (wanita) yang bertelanjang dada dalam sebuah protes di Katedral Notre Dame, dan sebaliknya menghukum 3 satpam yang bersikap telalu keras terhadap mereka.

Para jaksa telah menuntut ribuan euro sebagai denda atas para aktifis dari grup bernama Femen, yang memukul bel raksasa gereja di katedral Paris sebagai ungkapan kemarahan mereka terhadap Gereja Katolik Roma yang menentang perkawinan antargay. Mereka juga menggelar pertunjukan drama tentang pengunduran diri Paus Benedict XVI.

Dalam sidang, pengadilan tidak menemukan cukup bukti kerusakan material akibat protes para aktifis tersebut. Sebaliknya, para satpam yang menarik mereka keluar justru dinyatakan terbukti melakukan tindakan “cukup keras”, dan masing-masing didenda 1.000 euro, 500 euro, dan 300 euro – meski denda tersebut digantung (tidak harus dibayar langsung).

Dengan memasang karangan bunga di rambut, para aktifis itu menuduh dan bersumpah untuk terus melakukan tekanan dengan protes-protes terhadap lembaga-lembaga agama.

“Apakah kalian berharap kami kalah?” tanya ketua Femen, Inna Shevchenko. “Kami telah melakukan segala yang benar. Dan saya kira, hakim dengan keputusannya, telah membuktikan hal itu.”

Para jaksa dan Notre Dame mempunyai waktu 10 hari untuk naik banding. Para pengacara katedral menolak memberikan komentar.

Prancis adalah negara yang sangat sekular, namun mempunyai akar kepercayaan Katolik Roma yang agaknya kuat pula.▲


Aktifis Femen - Prancis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: