Dua Versi Hanîf

Hanîf(un) secara harfiah bisa berarti (1) mãla (condong;cenderung), dan bisa juga berarti (2) istiqamah (tegak; teguh). Sekilas, kedua pengertian tersebut tampak seperti kontradiktif. Sebenarnya, keduanya memang menggambarkan sifat hanîf; yaitu kecondongan atau kecenderungan terhadap sesuatu dan selanjutnya keadaan itu bersifat tegak, teguh, tak tergoyahkan.

Dan, ternyata sifat hanîf itu tidak selalu baik dan atau benar! Ada kalanya sifat itu justru mewakili sebuah kesalahan. Sebuah ‘kengototan’ yang tak bisa ditawar. Setidaknya, hal itu tergambar melalui kisah di bawah ini.

Ibnu Ishaq menceritakan kepada kita satu kisah sahih mengenai Muhammad. Suatu hari terjadi percakapan antara Abu Amir – seorang penduduk Madinah – dengan Nabi Muhammad saw. Abu Amir dengan berani menanyakan kepada Muhammad, agama apa yang telah beliau bawa ke Madinah.

“Agama hanif, agama Ibrahim,” jawab Rasulullah.

“Itulah yang aku ikuti,” kata Abu Amir.

“Engkau tidak mengikutinya,” balas Rasulullah.

“Aku benar mengikutinya!” Abu Amir bersikeras. Dia melanjutkan, “Engkau, Muhammad, mendatangkan hal-hal yang belum ada ke dalam agama Hanif.”

“Tidak,” kataRasulullah, “Aku membawakan agama yang putih murni.”

“Semoga Allah membuat si pendusta mati sendirian sebagai gelandangan!” kutuk Abu Amir, jelas mengarah kepada Muhammad.

“Baiklah. Semoga Allah mengganjarnya demikian!” kata Muhammad.

Ibnu Ishaq kemudian menjelaskan bahwa peristiwa-peristiwa sesudahnya membuktikan bahwa Abu Amirlah yang sebenarnya musuh Allah dan pendusta.

Abu Amir meninggalkan Madinah dan pergi ke Mekkah, lantas ketika Muhammad menaklukkan Mekkah, Abu Amir mengungsi ke Tha’if. Ketika penduduk Tha’if masuk Islam, Abu Amir pergi lagi ke Suriah dan meninggal dalam pengasingan di sana. Seperti apa pun hidup Abu Amir, jelas semua ada hikmahnya: Abu Amir tidak berada dalam kedudukan yang lebih baik daripada Muhammad untuk mengetahui agama hanif Ibrahim dan apa-apa yang dia anggap penyimpangan.

 

*Dari buku Kepemimpinan Muhammad, John Adair, hal. 112`-113, Gramedia, 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: