Mengapa Berguru Kepada Televisi?

Dizzy
Mengapa orang sekarang banyak yang suka berguru kepada tv?
Mereka belajar agama kepada tv, padahal para penyusun acara tv itu semua tak mengerti agama. Lihat saja bagaimana mereka mengemas acara-acara keagamaan menjadi sama dengan hiburan, dan para guru agama diperlakukan sama seperti penghibur!
Anehnya, mereka kok menurut saja?
Mungkin karena bayarannya mahal ya?
Tapi, apakah mereka ikut mempertuhankan uang juga?
Sungguh sulit dipercaya…
Setiap Ramadhan tiba, mereka susun acara-acara sahur dan berbuka, yang penuh canda-tawa dan huru-hura.
Para artis dan pembawa acara dipaksa berkerudung tanggung, lebih mirip bergaya, supaya tampak menghormati bulan puasa.
Sebenarnya, menghormati atau mengolok-olok?
Bukankah intinya hanya mencari uang dengan memanfaatkan segala peluang?
Di bulan Ramadhan, bukankah seharusnya kita meningkatkan Iman?
Bukankah untuk itu kita harus lebih banyak membina diri dengan shalat dan mengaji?
Mengapa mereka mengajak kita (dan kita mau!) untuk terus larut dalam segala permainan canda-tawa dan keisengan?
Mengapa bulan Ramadhan kita serahkan kepada para pengelola tv?
Ke manakah gerangan para guru agama dan kiai?
O, rupanya mereka ikut larut juga dalam arus perburuan uang melalui acara-acara tv, bahkan seperti girang ikut berlomba beraji mumpung berebut uang komisi promosi.
Apakah mereka ikut mempertuhan uang juga?
Lalu kepada siapa sekarang kita belajar agama?

17/6/2014

 

Comments
One Response to “Mengapa Berguru Kepada Televisi?”
  1. Temudgin says:

    Bagaimana menurut Anda soal wacana penghapusan kolom agam di KTP?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: