Pentingnya Menggembala Kambing (?)

Catatan:  Di bawah ini adalah obrolan yang berlangsung di Facebook antara saya dengan teman. Obrolan terjadi  dini hari tanggal  27 Maret 2014. Bila pembaca ingin ikut ngobrol, silakan menulis di kotak komentar.

Dr. Iqbal dengan tangis pilu bersenandung:

Aku tak hajat pada telinga zaman sekarang
Aku suara penyair dari dunia ‘kan datang
Temanku sesuai tak paham maksudku mendalam
Yusufku tidak sedia bagi pasarmu ini
Putus harapku sudah dari kawanku lawas
Gunung Sinaiku menyala bagi Musa ‘kan datang
Samudera mereka diam dan tenang penaka embun
Tetapi embunku gelisah penaka topan membadai
Laguku dari alam lain, bukan seperti senandung mereka
Gentaku ini musafir lain, ayo, kawan ikut bertamasya

 

  • Ahmad Husein Copas dr mana ni?
    Satrio Arung Samudra dari diktatnya pak isa kang
    Ahmad Husein Iqbal adl salah satu tokoh yg ‘mempengaruhi’ pemikiran beliau.
    Satrio Arung Samudra siapa beliau dr. iqbal kang?>
    Ahmad Husein Maksudnya?
    Satrio Arung Samudra dr iqbal itu siapa kang? kok bisa mempengaruhi pemikiran pak isa?
    Ahmad Husein Penyair dan filsuf Pakistan, yang pemikirannya mempengaruhi banyak orang di dunia, bukan hanya IB. Syair di atas sengaja dikutip IB krn agaknya sejak awal beliau sadar bhw da’wahnya tak akan bisa diterima banyak org yg hidup sezaman dgnya.
    Satrio Arung Samudra oh begitu, omong omong kang ahmad pemikir majalah kalisa ya?
    Satrio Arung Samudra sip kang. masih terbit kang?
    Ahmad Husein Tidak. Itu kan sebagian besar digratiskan. Donaturnya tak lagi mau lagi mendanai.
    Satrio Arung Samudra “beliau sadar bhw da’wahnya tak akan bisa diterima banyak org yg hidup sezaman dgnya”. bagaimana dengan kita kang?
    Ahmad Husein 1. Bisakah kita memahami konsep yg dida’wahkan beliau? 2. Bila bisa memahami, maukah melanjutkan? 3. Bila mau melanjutkan, apakah mau mengulang cara beliau (yg diakui telah gagal), atau menempuh cara baru yg tidak mengulang kegagalan?
    Satrio Arung Samudra  jika da’wah beliau gagal, apakah berarti ada kesalahan dalam pemahamannya? karena seseorang bergerak atas iman nya kan?
    Ahmad Husein  Masalahnya, iman kl sudah bersentuhan dg jama’ah menjadi cukup rumit… Ada masalah manajemen, masalah disiplin, integritas dan banyak lagi.
    Firwan Siaap ! Numpang nyimak kang
    Satrio Arung Samudra belajar dari pekerjaan yang di lakukan nabi Muhammad sebelum di utus menjadi nabi dn Rosul yakni mengembala kambing. ntah itu sengaja atau tidak tapi berkat itu beliau mahir dalam memanajemen, dan mendisiplinkan umat. sebagaimana umar mengatakan saat iya menjadi pengembala untanya khattab, bahwa dengan mengembala ia mendapat kejernihan dan ketajaman pikiran bahwa semua unta membutuhkan pengurusan yang layak, kau akan mengenal mereka secara individual, tiap tiapnya memiliki perangai, kebiasaan, kebutuhannya dan kemampuannya sendiri. semuanya membentuk kelompok namun tidak ada unta yang identik. ketika engkau menyadari penuh akan hal ini. kau mengurus mereka sebagai kawanan tapi kau melihat mereka sebagai individu, kau akan baik kepada mereka sebagaimana ibu kepada anak anaknya. dimana ini berlaku untuk unta namun ini lebih berlaku bagi manusia
    Satrio Arung Samudra jadi mungkin harus belajar gembala kang supaya tahu ngurus umat.
    Ahmad Husein Itu mah cerita kuno yg tak bisa dianalisis kebenarannya! Yg benar adl spt pengakuan Rasulullah: Addabani Rabby fa-ahsana ta’dibi (Allah telah mendidikku, sehingga hasil pendidikannya menjadi demikian indahnya).
    Satrio Arung Samudra berarti ada yang tidak beres jika ib belum berhasil menyelesaikan masalah manajemen, masalah disiplin , integritas kang. padahal kita ketahui bersama ilmu tiada tanding itu sebagaimana ajaran Allah kepada NabiNya Muhammad.
    Katon Nongol Hadir… obrolan menarik.
    Dilanjut…
    Ahmad Husein Nah, itu yg hrs kita pikirkan sekarang, bila tak ingin mengulang kegagalan.

     

    Ahmad Husein Belajar yg bener ya! Ojo katon nongol!

     

    Satrio Arung Samudra ada 3 kemungkinan 1. salah ib dalam aplikasi ilmu 2. salah peserta didikannya 3. salah yang di ajarkannya. jika sudah nemu jawabanya dengan se objektif objektifnya maka masalah mungkin dapat di selesaikan dengan gilang gemilang.

     

    ALita sepak terjang risma, jg seperti penggembala. yg harus terjun langsung ke lapangan utk mewujudkan tujuan dari ide” dasar ilmu yg Ia yakini kebenarannya.
    apa bisa disingkronkan dg gembala jabaran Satrio Samudra pak husein ?

     

    Ahmad Husein Itu contoh kasus yg bagus! Dan tolong Satrio Arung Samudra perhatikan bhw Bu Risma blm pernah jadi penggembala kambing apalagi unta!

     

    Satrio Arung Samudra saya nggak tahu masalaha risma itu kang. kalau saya tahu mungkin bisa saya umpamakan seperti yang disampaikan bu ALita itu kang. ya maksud saya pada awalnya juga ingin mengambil nilai nilai dari kerja gembala itu kang yang menghasilkan ilmu yang baik untuk mengurus umat.

     

    ALita.
    melas ya … kesan jd penggembala.
    ceritanya kan mirip masa kecilnya yesus.

     

    Ahmad Husein Halah, itu lagi yg diomong! Emang masalah manusia sama dg masalah kambing? Terlalu banyak penggembala kambiang yg tak becus melakukan apa2 utk memperbaiki nasibnya. Boro2 mau ambil pelajaran utk jadi pemimpin!

     

    Satrio Arung Samudra bukan masalah subjek nya kang. tidak penting itu manusia atau kambing. namun keduanya butuh di pimpin dengan baik. masalahnya kan tadi manajemen, masalah disiplin dan integritas. dan sebenarnya tidak salah jika saya umpamakan manusia ini seperti kambing. objektif nya saja pemerintah sebagai gembala rakyat jadi kambing kan? pokok’e kebijakan pemerintah mau ndak mau harus di ikuti. bener toh?

     

    Ahmad Husein Iya, tapi ilmu manajemen Rasulullah bukan dr hasil pengalaman jadi gembala kambing! Beliau itu ikut berdagang bersama pamannya, ikut dlam perang Fijar, masuk ke dalam organisasi Hilful-fudhul, memimpin kafilah dagang Khadijah dst. Baru dia pergi ke goa Hira, terus dapat wahyu, alias menerima ilmu dan pendidikan dr Allah.

     

    Satrio Arung Samudra kang coba lihat tentang gembala QS. 20:54. bagaimana Allah menagajrkan nabinya untuk mau mengembala. ya selain karena faktor di atas mengembala adalah salah 1 ilmu yang di miliki nabi. buktinya di 20:54.

     

    Ahmad Husein Maksain banget sih! Saya bukan membantah bhw dr menggembala hewan tak ada pelajaran yg bisa diambil. Tapi itu terlalu ‘minimalis’ bila dikaitkan dg masalah manajemen umat. Ilmu manajemen umat itu adalah Al-Quran plus Sunnah Rasul secara keseluruhan. Itulah sumber ilmu yg bisa dipelajari secara konkret dan jitu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: