Mengapa Rusia (Seperti) Membela Hukum Internasional?

Violeting the intl law

Posisi Rusia dalam Konflik Suriah

By Finn Andreen

September 15, 2013 “Information Clearing HouseSungguh menarik peran khusus Rusia dalam konflik Suriah, karena mengungkapkan kenyataan geopolitis,yang di dalamnya Rusia politik luarnegeri Rusia terbentuk.

Meski ada pernyatan-pernyataan yang bersifat menghasut dari Putin, posisi resmi Rudia dalam konflik ini telah menetap dan moderat, sangat kontras bila dibanding posisi AS, Prancis dan lain-lain yang mudah berubah dan agresif. Secara khusus, Rusia jelas telah mengambil peran mempertahankan dan “melindungi hukum internasional,” seperti yang ditulis Presiden Putin untuk pertama kalinya dalam koran New York Times edisi 11 September (A Plea for Caution From Russia, sebuah peringatan dari Rusia). Di situ kata ‘hukum’ (law) disebut tak kurang dari tujuh kali; menegaskan bahwa hukum internasional menempati prioritas tinggi bagi Rusia.

Dalam menjawab pernyataan terbuka AS dan Prancis untuk menyerang Suriah, para pejabat Rusia terus mengulang penegasan betapa pentingnya untuk tidak melanggar Bab VII dari piagam PBB, yang berkenaan dengan tindakan-tindakan penyerngan. Presiden Putin juga menyebutkan hal ini dalam artikelnya di New York Times tersebut: “Dalam hukum internasional yang berlaku sekarang, kekuatan (militer) hanya diijinkan untuk pertahanan, atau atas keputusan Dewan Keamanan PBB. Selain itu adalah tidak bisa diterima berdasar Piagam PBB dan akan dianggap sebagai tindakan agresi.”

Hal ini tidak mengejutkan, karena ini juga merupakan sikap Rusia atas pengeboman ilegal Serbia yang dilakukan NATO pada tahun 1999, juga invasi ilegal atas Irak yang dilakukan para sekutu yang dipimpin AS dan Inggris pada tahun 2003.

Dengan demikian, membela hukum internasional merupakan prinsip asasi dari kebijakan luarnegeri Rusia. Prinsip kokoh tersebut bisa mengagumkan bagi sebuah negara-bangsa, seandainya dilakukan karena Rusia berpegang pada standar moral yang tinggi. Tapi kenyataannya hal itu dilakukan hanyalah karena kebutuhan. Ada dua alasan untuk itu.

Di satu sisi, Rusia adalah salah satu dari sedikit bangsa-bangsa di dunia yang benar-benar mempunyai kebijakan internasional yang bebas. Selain AS, hanya Cina, India, Iran, dan Rusia (dan barangkali ada satu-dua lagi yang lain) yang tidak mudah dipengaruhi tekanan asing ketika mereka berksi di panggung internsional. Ini tentu berbeda dengan bangsa-bangsa Barat, yang pengecut dan membisu karena kuatnya pengaruh AS terhadap mereka (kasus Assange dan Snowden adalah indikasi bagus tentang pengabdian lebay mereka terhadap Paman Sam).

Di sisi lain, Rusia tidak bisa mengabaikan hukum internasional; hanya AS yang bisa melakukannya. Karena itu Rusia punya kepentingan untuk meyakinkan AS (dan para sekutunya) untuk mematuhi hukum internasional, berdasar prinsip bahwa bangsa yang lemah mendapat keuntungan lebih daripada negara kuat bila hukum yang sudah disepakati dipatuhi oleh semua. Bangsa terkuat, sekarang ini AS, selalu cenderung untuk melanggar hukum internasional, semata-mata karena negara ini secara umum bisa melakukannya karena (seolah) kebal hukum. Inilah yang menjelaskan mengapa AS selalu merasa terganggu oleh hukum internasional yang mengikatnya, dan tak pernah menganggap Pengadilan Kriminal Internasional.

Posisi Rusia dalam konflik Suriah mencerminkan kenyataan-kenyataan geopolitik ini. Kebebasan politik Rusia memberinya keleluasaan untuk menolak hampir semua negara di dunia. Namun, Rusia harus menggunakan kebebasannya ini untuk menekankan betapa pentingnya berpegang pada hukum internasional, dan mencoba meyakinkan AS (dan para sekutunya) untuk tidak melanggarnya. Untuk saat ini, tampaknya Rusia berhasil. Tapi hanya waktu yang bisa memastikan seberapa lama keberhasilan ini bisa bertahan.∆

Comments
One Response to “Mengapa Rusia (Seperti) Membela Hukum Internasional?”
  1. ABC...yaaa says:

    Lihat lah mereka ,mencoba seperti bangsa bangsa nasionalis yang mengira apa yang mereka miliki dapat menjadi penyeimbang, tapi mereka lupa kepastian hidup adalah pilihan ILMU, selamat bertemu dengan kepastian alam menurut pilihan masing masing..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: