Al-Qurãn Digelapkan Juru Tafsir (?)

Belakangan ini banyak terbit paket-paket tafsir Al-Qurãn yang diklaim sebagai istimewa. Ada yang berupa paket 3 in 1, terdiri dari tafsir, terjemah dan asbabu-nuzul, ada yang 12 in 1,  15 in 1 (terjemah per kata, terjemah Departemen Agama, Tajwid, panduan hukum tajwid,VCD tutorial, tafsir, asbabu-nuzul, doa-doa, mu’jizat, indeks, atlas, kisah para nabi, zikir al-ma’surat, intisari ayat, links to erlated articles), bahkan 30 in 1, dan entah bagaimana lagi nanti.

Sepintas kecenderungan baru ini seolah menjawab kebutuhan umat untuk mengetahui kandungan Al-Qurãn seluas-luasnya dan selengkap-lengkapnya….

Tapi yang terjadi sejatinya adalah eksploitasi nilai jual Al-Qurãn yang memang tak ada habisnya! Di lain pihak, dengan terbitnya aneka paket tafsir Al-Qurãn yang katanya istimewa itu, hasilnya tetap saja hanya menguatkan posisi umat dalam kebodohan. Tetap saja memelihara kesenjangan antara Al-Qurãn dengan umat; karena tafsir-tafsir itu sejatinya hanya menghidangkan sajian-sajian instant, yang bersifat mendikte alias dogmatis. Umat hanya dicekoki pendapat-pendapat para ahli tafsir, dan terus dibiarkan tetap buta dan terbentengi dari Al-Qurãn itu sendiri.

Pendeknya, umat tetap tak mampu mengakses (memahami) Al-Qurãn secara langsung; karena mereka tetap buta bahasa asli Al-Qurãn, buta hakikat ilmu tafsir, buta segala ilmu yang diklaim sebagai ilmu alat.

Bila Muhammad Abduh, konon, pernah mengatakan bahwa Islam digelapkan oleh kaum muslimin (الإسلام محجوب بالمسلمين), maka sumber hakiki Islam itu – Al-Qurãn – juga ternyata digelapkan oleh para juru tafsir (القرآن محجوب بالمفسرين).

Ayo, berpikirlah! Jangan malah marah!

Sadarlah bahwa maju-mundurnya umat adalah tanggung-jawab Anda; karena pemikiaran Anda menjadi isi kepala umat!

Tulisan ini sesungguhnya ingin menggugat metode pendidikan  Al-Qurãn di Indoesia, dan seluruh dunia, yang tidak cenderung membimbing umat untuk tahap demi tahap mampu memahami Al-Qurãn secara langsung, dimulai dengan memperkenalkan bahasa aslinya.

Metode pendidikan yang berlangsung sekarang justru menjauhkan umat dari bahasa asli Al-Qurãn, bahkan para pengajar membaca Al-Qurãn itu sendiri kebanyakan juga tidak menguasai bahasa asli Al-Qurãn. Sungguh sangat sangat ironis dan menyedihkan!∆

Comments
5 Responses to “Al-Qurãn Digelapkan Juru Tafsir (?)”
  1. بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
    Kawan2, mumpung kita masih bisa terhubung dg media ini, … kita sebagai umat Islam telah sepakat, bahwa musuh kita selain nafsu/anfuus yg harus dikendalikan, juga adalah sosok pola fikir “YAHUDI” yg mengerikan dan reputasi sepak terjangnya yg luar biasa jahat . Perhatikan berita dari Allah SWT sbg. wartawan terpercaya dalam beberapa ayat ini :
    QS. Al Maidah (5:41) :
    Yahudi itu amat suka mendengar (berita-berita) bohong dan amat suka mendengar perkataan-perkataan orang lain yang belum pernah datang kepadamu; mereka merubah perkataan-perkataan (Taurat) dari tempat-tempatnya. Mereka mengatakan: “Jika diberikan ini (yang sudah di rubah-rubah oleh mereka) kepada kamu, maka terimalah, dan jika kamu diberi yang bukan ini maka hati-hatilah”.
    QS. Shaffat (41:26)
    Kata Yahudi : “Janganlah kamu mendengar dengan sungguh-sungguh akan Al Quran ini dan buatlah hiruk-pikuk terhadapnya, supaya kamu dapat mengalahkan mereka”.
    QS. Al Maidah (5:82 )
    Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi.
    QS> Al Baqarah (2: 120)
    Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.

    QS. Yunus (10 : 29)
    Bahkan yang sebenarnya, mereka mendustakan apa yang mereka belum mengetahuinya dengan sempurna padahal belum datang kepada mereka penjelasannya. Demikianlah orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul). Maka perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang zalim itu

    Kawan2, Bangsa yahudi telah bekerja menghancurkan AKIDAH umat manusia sejak 4000 tahun yang lalu. Setiap para Rasul mulai dari Musa, kitab sucinya di palsukan lalu yg palsu itu di berikan pada masyarakat,[ QS. Al Maidah (5:41)] logikanya yang memalsukan pasti tahu yg aslinya, sedangkan pada prinsipnya, isi AlQur’an itu sama dengan Taurat juga Injil. Namun, inilah hebatnya Al Qur’an, Allah sendiri yg menjamin keasliannya sampai akhir jaman.Namun… Al Qur’an belum turun seluruhnya, terjemahan istilah yg strategis dan tafsirnya sudah disediakan YAHUDI. [QS. Yunus (10 : 29)]
    Lalu dimana lagi Yahudi bisa bermain? Dia buat AL MUNJID sebagai kamus ARAB standard untuk mentranslate istilah2 QUR’AN yang STRATEGIS,tidak perlu semua kata memang. Lalu, duluan siapa yg menerjemah Al Qur’an, orang Indonesia, apa orang Inggris ? waktu itu Presiden RI pertama dengan tergesa2 membentuk dan menginstruksikan sekelompok Professor Muslim, Pakar dan Kiayi untuk menterjemahnya kedalam bhs. Indonesia. Allah juga telah memberikan batasan, “telah kutinggalkan dua ketetapan,yaitu KItabullah wasunnatarrasul yg apabila kalian memegang teguh keduanya, niscaya kalian selamat.(hadist). Saya sangat berterimakasih kepada para pendahulu yg membawa Islam hingga generasi ini tahu, bahwa ada agama(DIEN) yg hebat, seperti tertuang dlm KITAB KUNING yg di buat sepeninggal Khulafaurrasyidin, namun masalahnya, buah pikiran para Tabi’in,para muffasir tersebut IKUT DI JAMIN TIDAK oleh Allah ttg keasliannya sesampainya ke generasi sekarang ini? Saya yakin, haqqul yakin, yahudi sudah sanggup menunaikan tugasnya di sini…. Sehingga pola pikir massal manusia sepeninggal Khulafaurrasydin telah terjangkit virus Yahudi. Caranya mendapatkan yg Haq, gimana ? DELLET semua…. yg tersisa tinggal Al Qur’an dan Hadist yg kesahihannya merujuk ke Al Qur’an. Jangan takut, kata ayat, Al Qur’an itu saling jelas menjelaskan, Al Qur’an itu “Ahsaana Tafsiiran”(seindah2 tafsir), dan Inna Asdaqal hadist, kitabullah,(rujukan hadist itu adalah ayat Qur’an) dan ada janji Allah, bahwa dalam 100 th sekali/ setiap awal abad akan selalu ada orang yg yg akan mengembalikan pengertian Isi Al Qur’an pada yg sebenar2nya. Sebagai penutup, cermati hadis ini, apa guna ada hadist ini, jika orang dan golongan2 org. dalam bendera Islam yg sudah ada lebih dari 100 tahun tidak mengindahkan hadist ini…… dan tetap dengan pendiriannya. Contoh kekeliruan kecil terjemah, malaikat, tapi di sebut “orang” , perhatikan terjemah versi DEPAG ini :
    [Dan Dia (Allah) mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian(Allah) mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: “Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu mamang benar orang-orang yang benar!”] QS. Al Baqarah (2 : 31)
    الْحَمْدُ لِلَّـهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
    Catatan :
    Barangkali kita belum sadar, bahwa kita telah masuk perangkap yahudi dan permainannya juga pola pikirnya. Doktrin2 mereka sudah lama MENJADI TINGKAH LAKU KITA SEHARI2.

  2. iman says:

    jadi yang terbaik metoda apa yang harus dipelajari untuk orang yang sangat awam dengan al-quran…
    dan apakah dgn memahami isinya sudah menjadi jaminan akan sesuai dengan implementasi di kehidupan sehari-hari
    apakah cukup dengan kita mengerjakan sunah rasul

  3. Ahmad Haes says:

    Masalah utama dlm mempelajari Al-Quran adalah bahasanya yg asing bagi kita, orang Indonesia. Masalah ini tidak bisa dipecahkan dg hanya menerjemahkan dan atau menafsirkannya. Kita justru harus memulainya dari sini, yaitu dengan mempelajari bhsnya. Tapi ini kan sulit! Ya, belajar bhs apa pun memang sulit. Tapi mengapa banyak orang belajar bhs Inggris dan bhs2 asing lain. Mengapa pemerintah kita memaksa hrs ada pelajaran bhs Inggris di sekolah? Tentu ada maksudnya. Yaitu agar kita bisa maju spt bangsa2 yg berbahasa Inggris (?).
    Terus, sbg kaum muslim, mengapa kita cenderung menghindari bhs Arab, di sekolah, di rumah, dlm pergaulan? Apakah bhs itu tidak penting bagi kita? Kl begitu, agama kita juga tidak penting dong!
    Jadi, alangkah baiknya jika kita mulai mengajar membaca Al-Quran dibarengi dengan mengajarkan bhsnya. Dg metode pengajaran yang baik, insyaAllah, pengajaran bhs Al-Quran akan terasa mudah, dan bahkan menyenangkan. Ini harus kita pikirkan secara serius, dan kita laksanakan sungguh2, bila kita mengganggap Al-Quran penting.

  4. likin says:

    Asl. Bang haes, mohon beri informasilengkap ttg pengiriman cd utk mulai mempeljari bhs alquran, no rek.no telp bila perlu

  5. Ahmad Haes says:

    Sebutkan jumlah pesanan, alamat lengkap.
    Harga DVD Rp.20.000,- plus bagan ilmu sharaf Rp5000,-
    Ongkos kirim standar JNE/TIKI
    Kirim uangnya ke alamat: BCA 4750289971 a/n Mutiara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: