Renungan Dari Warung Proklamasi ’45

Warung Proklamasi 45
Catatan:  Tulisan di bawah ini saya ambil sec ara apa adanya dari status Facebook saudara saya, Wargito Gito, pemilik beberapa Warung Bebek Goreng Proklamasi ’45 di Surabaya.
Wargito Gito, pemilik Warung Proklamasi ’45, Surabaya.

Selamat malam pren…..Berdiam diri dimalam ini…
Tanpa kata…
Tanpa suara…

Tanpa cahaya…
Kuterdiam…
Hanya hati yg bicara..
Bicara dg bertanya-tanya..
Bertanya kepada diri sendiri…
Tentunya sesuai dg isi hati ini…LALU MENULIS =Kita hidup dialam ini haruslah SMART , memilih apa yg kita fokuskan !Jika kita fokus…
Bahwa segala sesuatu adalah susah dan sulit , lalu kita merasa harus bersaing dg sesama untuk mendapatkan sesuatu yg susah dan sulit tsb , maka
kenyataan itulah yang kita CIPTAKAN secara INDIVIDU maupun KOLEKTIF , bersama2 mereka yg memiliki fokus yg demikian. Kita akan mempersempit diri ! Maukah….?Tetapi jika kita yakin dan fokus bahwa segala sesuatunya disediakan Allah dalam jumlah yg serba cukup untuk siapapun dan dalam jumlah yg tak terbatas serta FUN untuk bekerja sama untuk meraihnya , MAKA kenyataan itu jugalah yg akan kita CIPTAKAN dan akan kita nikmati bersama .

Life is the alternative…!

Hidup adalah pilihan…!

Pilihan hidup ada ditangan kita !
Make smart choices !

Mari kita ciptakan dunia yg sukses berdasarkan ‘ILMUNYA (nur) yg telah mampu tertanam di dalam hati menjadi suatu kekuatan yg maha dasyat yaitu IKHLAS !

Mari kita sama2 berdo’a agar semua saudara2 SUKSES & bahagia dalam hidupnya !

Mari kita nyalakan CAHAYA (nur menurud sunnah rasul) yg telah tertancap dihati kita sesuai kemampuan kita masing2 dalam jalur masing2 ! Sehingga mampu menerangi hati setiap saudara kita , tentunya tak cukup hanya dg ucapan ! Tapi berbuatlah sibuk dalam cahaya terang nur ilahi !

Amin .

Mari kita ganti =

kompetisi diganti dg kerja sama !

“Inilah hasil kerjaku untuk diriku sendiri “, kita ganti dg ,”inilah persembahanku untuk kita semua “!

“Kegelisahan “, diganti dg “kedamaian” !

“kebencian” diganti dg “kasih sayang”

dg menggunakan segenap kekuatan fitrah kita , dan menyerahkan hasil ujiannya kepada Allah dg ‘ilmu-NYA sebagai sang penentu !

Aamiin !

DAN semoga akan muncul
” RASA” ! yaitu rasa percaya diri !

Orang yg sudah mencapai rasa percaya diri yg tinggi bahwa Nur menurud sunnah rasul adalah kekuata dasyat ! Adalah orang yg tidak lagi MEMBEDAKAN antara KERJA & DO’A ! oleh karena dia benar2 menghayati pemahaman bahwa sa’at dia berdo’a , sebenarnya dia sedang bekerja keras
Dan begitu sebaliknya , sa’at dia bekerja sesungguhnya dia sedang KHUSYU’ dan SADAR DIRI (DZIKIRULLAH) AKAN KEDASYATAN kekuatan NUR ILAHI . Yakni berdo’a yg Diungkapkan melalui bahasa tubuhnya (bukan hanya pintar ngomong).
Orang spt inilah yg mengerti siapa dirinya ! Dia juga mengerti hubungan antar sesama dg alam semesta serta Allah(dg ‘ilmu-NYA) !
Pada hakikinya inilah arti dari sebuah kata “PERCAYA DIRI” !

AAMIIN YAA RABBAL AALAMIIN.

Comments
One Response to “Renungan Dari Warung Proklamasi ’45”
  1. ashbur raqiim says:

    sebuah bahan renungan yg sederhana tapi sangat bagus & menyentuh sekali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: