Sakit Hati Dan Kelemahan

Bagaimana cara menghindari sakit hati?

Pertama, jangan merasa memiliki kelebihan apa pun. Rasa memiliki kadang merupakan sumber atau pangkal dari sakit hati itu sendiri.

Kedua, sadari bahwa diri kita adalah wadah kesalahan dan kelalaian ().

Kalau sudah terlanjur sakit hati?

Tertawalah untuk kebodohan kita sendiri. Mungkin kita salah tanggap, salah tafsir, salah paham, salah sangka, terhanyut oleh sangka buruk, dan sebagainya.

Bagaimana bila disakiti karena kita lemah secara fisik atau mental, atau posisi, atau status sosial?

Jangan biarkan diri anda menghadapi masalah sendirian. Cari bantuan dari orang kuat, lembaga hukum, dan lain-lain. Tapi, sayangnya, orang yang lemah secara mental – atau menanggung beban moral – biasanya cenderung tidak punya keberanian walau hanya untuk mencari bantuan. Orang seperti ini, biasanya akan lama mengalami penderitaan karena penganiayaan. Dia membutuhkan bantuan dari pihak luar (orang lain).

Siapa yang layak disalahkan dalam hal itu?

Pertama, tentu orang atau pihak yang menganiaya.

Kedua, keluarga dan lingkungan yang tidak peduli.

Ketiga, penguasa yang tidak menjalankan kewajiban untuk membela yang lemah. ∆

 

Comments
2 Responses to “Sakit Hati Dan Kelemahan”
  1. Azhar says:

    Tipsnya boleh juga dicoba, Yang pernah sakit hati dan sukses mengatasi bisa nulis tips semisal
    Yang repot mengatasi sakit ingatan, meskipun dikasih obat akan percuma saja karena akan lupa minum obat. Maklum sakit ingatan…..

  2. Keep working ,remarkable job!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: