Mengobati Atau Menghindari Perut Gendut

Bagaimana cara mengobati perut saya yang sudah begini gendut?

Mau ikut cara Nabi?

Bagaimana?

Ketika mau makan, bagilah perut menjadi tiga bagian. Mulai dari bawah. Bagian pertama untuk makanan, bagian kedua untuk minuman, bagian ketiga untuk udara. Atau…

Memangnya ada pilihan lain?

Ada. Dan ini cara Nabi juga.

Bagaimana?

Kata Nabi, “Makanan untuk dua orang bisa dimakan oleh empat orang; makanan untuk empat orang, bisa dimakan oleh delapan orang.” Intinya, ketika akan makan, pikirkanlah orang lain yang mungkin belum makan. Ajak mereka makan!

Tapi, … itu kan tidak praktis! Mosok mau makan aja harus cari-cari orang lain yang belum makan?!

Baiklah. Anda mau yang praktis saja ya?  Tidak mau ngajak-ngajak orang lain untuk makan bersama ya?

Bukan begitu! Tapi itu kan tidak bisa dilakukan setiap saat.

OK. Kalau begitu, ambil intinya saja. Makanlah separuh dari porsi biasanya anda makan!

Begitu ya?

Ya. Dengan demikian, selain tak perlu mencari-cari orang untuk diajak makan bareng, anda juga bisa berhemat, karena hanya makan setengah porsi dari biasanya.

Boleh juga tuh. Ide bagus. Tapi, sebagai pengusaha, saya sering menerima undangan makan dari teman-teman…

Untuk itu, anda bisa pinjam juga kiat yang diajarkan Nabi.

Bagaimana?

Bila undangan makannya datang pada hari Senin dan Kamis, katakan anda sedang berpuasa.

Bila di hari-hari lain?

Nabi Muhammad mengajarkan puasa cara Nabi Daud, yaitu berpuasa sehari dan berbuka sehari. Jadi, bila ada undangan di hari apa pun, anda bisa mengatakan bahwa anda sendang menjalankan puasa Daud.

Begitu ya? Intinya, agama kita punya kiat-kiat jitu untuk mengobati atau menghindari perut gendut, begitu?

Iya. Dengan kata lain, ajaran agama kita mengandung nilai-nilai pragmatis juga, selain ritual dan filosofis.

Saya jadi malu.

Kenapa?

Sebenarnya, perut saya menjadi gendut begini kan… karena saya mengabaikan ajaran agama kita. Hiks!

Al-hamdu lillah bila anda sadar…! ***

Advertisements
Comments
4 Responses to “Mengobati Atau Menghindari Perut Gendut”
Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. URL says:

    … [Trackback]…

    […] Find More Informations here: ahmadhaes.wordpress.com/2012/10/30/mengobati-atau-menghindari-perut-gendut/ […]…

  2. Homepage says:

    … [Trackback]…

    […] Read More here: ahmadhaes.wordpress.com/2012/10/30/mengobati-atau-menghindari-perut-gendut/ […]…

  3. … [Trackback]…

    […] Find More Informations here: ahmadhaes.wordpress.com/2012/10/30/mengobati-atau-menghindari-perut-gendut/ […]…

  4. … [Trackback]…

    […] Informations on that Topic: ahmadhaes.wordpress.com/2012/10/30/mengobati-atau-menghindari-perut-gendut/ […]…



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: