Tiga Filsuf Besar Yunani

Banyak filsafat Barat menemukan dasarnya dalam pemikiran dan ajaran Socrates, Plato (atau Platoon) dan Aristoteles. Tak ada orang yang bisa mempelajari filsafat tanpa berbicara tentang orang-orang ini (yang ditetapkan sebagai): Tiga Besar filsuf Yunani. Socrates: filsuf sudut jalan Athena Socrates adalah filsuf kota besar Athena kuno. Dituduh dan divonis sebagai penyesat kaum muda, satu-satunya kejahatan … Continue reading

Hari Kita Masih Kelabu (11)

Sebelas “Dan kenyataanya, kebanyakan manusia memang lebih suka mewarisi sifat Iblis. Salah satu hasilnya, yang paling menonjol, adalah sifat merasa lebih baik dari orang lain, yang hasilnnya, antara lain… yaa diskriminasi kelas itu.” “Yang menghasilkan kemiskinan struktural itu?” “Ya!” *** Hari sudah sore. Di atas pukul lima. Jalan setapak yang licin mengkilat di waktu kemarau … Continue reading

Apa Yang Harus Dilakukan Wanita Indonesia?

Dia datang lagi. Salah satu teman lama saya di pengajian. Seorang wanita tinggi-besar, berusia 30-an,  dengan wajah cukup manis. Tapi yang paling saya ingat adalah kecerdasannya, dan kepeduliannya pada nasib sesama wanita dari kalangan miskin. “Masih ingat saya?” katanya seperti biasa bila ia datang. “Saya tak pernah melupakan orang seperti kamu.” “Terimakasih…” “Ada apa? Kamu … Continue reading

Doa Pengemis

Setiap bertemu pengemis, atau pengamen, saya selalu takut. Takut kalau-kalau saya sedang diuji. Ada sebuah hadis yang cukup mempengaruhi saya, dan anda tentu boleh percaya atau tidak. Boleh mempertanyakan hadis itu shahih atau tidak. Boleh menyoal apakah hadis itu harus dipahami secara harfiah atau majasi. Pokoknya,  saya terpengaruh olehnya. Di dalam hadis itu, ada cerita … Continue reading

Hari Kita Masih Kelabu (10)

Sepuluh   “Saya belum selesai bicara, Pak!” kata Adi yang tiba-tiba menjadi marah. Matanya menatap galak ke arah sang wakil kepala sekolah. “Saya tahu bahwa Bapak memang sudah berbuat baik pada saya. Tapi apakah karena itu Bapak lantas bisa berbuat sewenang-wenang terhadap saya? Apakah karena itu Bapak lantas merasa berhak memperlakukan saya seperti seorang narapidana?…” … Continue reading

Hari Kita Masih Kelabu (9)

Sembilan   Perasaan yang tidak jelas itukah yang bernama firasat? Tidak jelas? Bukankah ia ‘seperti’ tahu bahwa sepedanya akan hilang? Siapa yang memberi tahu? Allah? Apakah firasat itu merupakan tanda bahwa Allah mengadakan hubungan (komunikasi) dengan manusia? Tapi, mengapa informasi yang diberikanNya tidak berupa isyarat-isyarat yang jelas?   ***   Baru pukul dua siang, Adi … Continue reading

Pidato Hasyim Muzadi yang Menghebohkan Beredar Luas

TRIBUNnews.com – Sen, 4 Jun 2012 Pidato mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH HAsyim Muzadi beredar luas melalui pesan berantai BlackBerry Messenger dan media sosial seperti Facebook dan blog. Pidato yang heboh itu berisi pandangan mantan pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia itu mengenai sejumlah isu kontroversial seperti Ahmadiyah, toleransi antarumat beragama, Gereja Yasmin, … Continue reading

Wanita Arab Sekarang Boleh Menunggang Kuda

Kita membaca dalam sejarah bahwa Aisyah, istri termuda Rasulullah, menjadi panglima dalam Perang Jamal (perang unta). Kemudian, entah sejak kapan, para wanita Arab dilarang berkuda. Tapi sekarang keadaan sudah berubah. *** Obaid Ghidyar Al Dhaheri, pelatih menunggang kuda di Baniyas Equestrian Centre, mengatakan bahwa menunggang kuda bagi lelaki maupun wanita bermanfaat bagi kesehatan maupun menumbuhkan … Continue reading

Hari Kita Masih Kelabu (8)

Delapan   “… Kita harus berani melawan rasa sakit dengan terus memukul tebu itu sampai pecah. Melawan rasa sakit itulah inti perjuangan yang sebenarnya. Kata bokap gua, rasa sakit itu sering kali hanya wujud dari kecengengan. Dan dalam kehidupan kita sehari-hari, kecengengan itu sering muncul dalam berbagai bentuk, mengajak manusia untuk menjadi makhluk yang lemah, … Continue reading

Hari Kita Masih Kelabu (7)

Tujuh   “Kebersihan adalah bagian dari iman! Kebalikannya, tentu kejorokan adalah bagian dari kekafiran.”             “Ah, elu ngarang aja, Her. Mentang-mentang pengarang.”             “Siapa yang ngarang? Kalo elu udah biasa ngelakuin kejorokan kecil, entar elu coba juga kejorokan yang lebih besar. Begitu seterusnya, sampe akhirnya elu jadi manusia yang hidup serba jorok. Makan jorok, kerja … Continue reading