Situasi Mesir: Tentara Bisa Ingkar Janji (?)

Tak ada sejengkal tanah yang kosong dari demonstran yang melakukan shalat Jum'at di Lapangan Kemerdekaan.

Meski jaminan (konsesi) yang ditawarkan Mubarak secara teori akan mengarah pada peralihan sistem politik, namun sedikit yang percaya bahwa tentara atau pemerintah akan melaksanakan hal itu.

Kebanyakan anggota kabinet yang diangkat Mubarak terdiri dari orang-orangnya yang setia, dan para pemimpin tentara juga merupakan orang-orang yang ditunjuk langsung oleh sang presiden.

Orang-orang tersebut di masa lalu menjanjikan pemilu-pemuli bebas. Janji yang tidak pernah mereka tepati. Dan kini para pemrotes merasa bahwa terus berhimpun di jalan-jalan adalah satu-satunya cara yang menjamin agar terjadi peralihan kekuasaan yang murni ke arah sistem demokrasi.

Situasi Mesir kini dalam kemungkinan terjadinya konfrontasi berbahanya antara tentara dan para demonstran.

Para jenderal telah berulang-ulang mengatakan bahwa mereka tak akan menggunakan kekerasan terhadap rakyat. Tapi banyak orang kini khawatir tentara akan dipaksa untuk mengabaikan janji itu bila rejim penguasa di atas terancam bahaya.

(Magdi Abdelhadi, BBC News, Cairo)

 

Berita terbaru:

President Mubarak ‘Meninggalkan Kairo’ Ketika Ribuan Pemrotes Sampai Di Istana

Daily Mail Reporter
Last updated at 12:33 PM on 11th February 2011

 

  • Husni Mubarak ‘Terbang Dari Sebuah Bandara Militer’ Di Ibukota
  • Pemrotes Membanjiri Lagi Lapangan Merdeka
  • Pemimpin Uni Eropa: Mesir Membutuhkan ‘Transisi Segera Menuju Demokrasi’
  • Tentara Kini Membela Mubarak
  • Wakil Presiden Omar Suleiman Menggenggam Sejumlah Kekuasaan

Beredar berita bahwa Presiden Mesir Husni Mubarak dan keluarganya telah meninggalkan ibukota Kairo.

Stasion televisi berita Al Arabiya melaporkan bahwa Mubarak telah berangkat ke sebuah ‘tempat rahasia’, tapi diperkirakan belum keluar dari Mesir. Dilaporkan bahwa Mubarak terbang dari sebuah bandara militer di luar Kairo.

Hal itu dilakukan setelah ribuan pemrotes berduyun-duyun mendatangi istana presiden. Ini baru pertama kali terjadi ada barisan massa besar di luar Lapangan Kemerdekaan, yang selama ini menjadi pusat berhimpun para pemrotes rejim Mubarak.

Para pemimpin Uni Eropa hari ini mengulang seruan mereka agar segera dibentuk pemerintahan baru di Mesir setelah malam tadi Mubarak mengabaikan protes warga yang menuntutnya turun tahta.

Menlu Mesir menjawab seruan itu dengan mengatakan bahwa ia lebih baik menolak kunjungan tamu-tamu luar negeri dalam bulan ini.

Di lain pihak, beberapa jam setelah pidato televisi Mubarak, militer mengadakan rapat yang dipimpin Marsekal Medan Hussein Tantawi. Rapat itu merestui rencana-rencana Mubarak untuk melaksanakan peralihan kekuasaan yang damai dan pemili presiden tahun ini. Rapat itu juga mendukung janji Mubarak untuk mencabut undang-undang keadaan darurat, yang telah dipaksakan berlaku sejak tahun 1981.

Berita terbaru menyebutkan bahwa Mubarak telah menyerahkan kekuasannya kepada wakilnya, Omar Suleiman.

Dutabesar Mesir untuk AS menegaskan bahwa Suleiman kini telah menjadi kepala negara Mesir de facto.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: