7 Saran Untuk PDKT Dengan Al-Qurãn

Apakah anda salah se-orang yang jarang menyentuh Al-Qurãn? Atau, justru anda membaca-nya setiap hari, tapi tidak merasakan manfaat atau hasil yang semestinya? Apa pun masalahnya, di bawah ini ada saran-saran sederhana untuk menjalin hubungan baik dengan Al-Qurãn.

Sebuah contoh Al-Quran dalam ukuran sangat kecil, yang mungkin dicetak bukan untuk dibaca. Bandingkan mushhaf Al-Quran dengan uang logam di sebelahnya.

1. Sebelum menyentuhnya, periksa hati anda. Ini cara yang benar-benar bermanfaat sebelum anda memegang Al-Qurãn. Tanya hati anda, sejujurnya, mengapa anda hendak membacanya. Apakah anda hanya ingin mendapatkan sebuah informasi, yang kemudian anda abaikan? Ingatlah bahwa Rasulullah saw digambarkan oleh istri beliau sendiri (Aisyah) sebagai Al-Qurãn berjalan (the walking Qurãn). Dengan kata lain, beliau tidak  hanya membaca Al-Qurãn, tapi hidup berdasar Al-Qurãn.

2. Berwudhulah. Berwudhu adalah persiapan fisik dan mental untuk me-ngingatkan bahwa anda tidak hendak membaca sebuah buku biasa. Anda hendak berinteraksi dengasn Tuhan anda. Dengan demikian, membersihkan diri (lahir dan batin) adalah langkah pertama yang mutlak harus dilakukan.

3. Bacalah 5 menit saja setiap hari. Terlalu sering kita berpikir  untuk selama – sedikitnya – satu jam. Bila anda tak punya kebiasaan membaca secara teratur, waktu sekian itu terlalu lama. Mulailah dengan hanya lima menit. Bila anda bersungguh-sungguh dengan langkah pertama ini, in syaAllah, anda akan tahu bahwa yang lima menit itu akan menjadi sepuluh, kemudian setengan jam, lalu satu jam, dan mungkin lebih lama lagi!

4. Pastikan bahwa anda memahami apa yang dibaca. Lima menit mem-baca Al-Qurãn dalam bahasa aslinya sudah bagus, tapi anda harus memahami apa yang dibaca. Pastikan bahwa anda memiliki terjemahan Al-Qurãn yang baik dalam bahasa yang paling anda pahami. Bacalah selalu terjemahan dari ayat yang anda baca.

5. Ingat, Al-Qurãn lebih interaktif dari sebuah CD. Di zaman CD-Rom dan program-program komputer ‘interaktif’ seperti sekarang, sebagian orang menganggap buku sebagai pasif dan membosankan. Tapi Al-Qurãn tidak demikian. Ingat! Ketika anda membaca Al-Qurãn, anda berinteraksi (melakukan hubungan timbal balik) dengan Allah. Ia berbicara kepada anda. Karena itu, perhatikanlah.

6. Jangan hanya membaca tapi dengarkanlah juga. Sekarang begitu banyak kaset dan CD Al-Qurãn. Beberapa di antaranya ada yang disertai terjemahannya. Dengan demikian, anda bisa mendengarkannya melalui walkman atau pemutar CD di mobil anda. Lakukan ini sebagai tambahan, bukan sebagai pengganti membaca.

7. Berdoalah. Minta Allah membimbing anda ketika anda membaca Al-Qurãn. Tujuan anda adalah tulus, karena cinta kepada Allah, anda berinteraksi dengan membaca, memahami dan menerapkan firmanNya. Doa ini akan menjadi penolong terbaik anda ketika anda membaca Al-Qurãn. ∆

Sumber: http://english.islamway.com/bindex.php?section=article&id=87

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: