Mengapa KALISA?

Bila tak ada aral melintang, in syaAllah, awal November 2010 akan terbit sebuah majalah bernama Kalisa. Mengapa Kalisa? Itu seperti nama majalah wanita! Ah, itu sih cocoknya untuk nama majalah para gadis! Demikian contoh komentar-komentar untuk nama majalah kita ini. Ada beberapa yang mempertanyakan, ada yang menolak, ada yang kurang setuju. Tapi akhirnya, suara terbanyak … Continue reading

Misteri Segitiga Bermuda Terpecahkan!

Dari Kantor Berita Antara: Jakarta (ANTARA News)- Misteri hilangnya beberapa kapal laut dan pesawat terbang di wilayah yang disebut ‘Segitiga Bermuda’ kini tersingkap sudah. Singkirkan jauh-jauh teori tentang pesawat luar angkasa alien, anomali waktu, piramida raksasa bangsa Atlantis, atau fenomena meteorologis. Segitiga Bermuda adalah sebuah fenomena gas akut biasa, demikian tulis Salem-News.com. Gas alam, sama … Continue reading

Ekonomi Itu Apa Sih?

Seorang pembaca bertanya mengapa di blog ini tidak ada tulisan tentang ekonomi menurut Sunnah Rasul (= ekonomi Islam)? Saya bilang, secara utuh, saya memang belum menulisnya. Tapi  bila hanya menyinggung, dalam tulisan berjudul “Salah Kaprah Tentang ‘Idul-fithri”, misalanya, ada disinggung sedikit. Atau, ada isyarat ke arah sana. Maksud saya, ada isyarat bahwa saya mempunyai paham … Continue reading

Penghinaan Al-Qurãn Di Situs-Situs Internet, Bagaimana Sikap Kita?

Saya menemukan sebuah website yang tampaknya sengaja dibuat untuk mencemari Islam dan Al-Qurãn. Saya menemukan puluhan website seperti itu! Puluhan? Ya. Beberapa di antaranya berbahasa Indonesia , Inggris, dan entah apa lagi. Yang berbahasa Indonesia, saya lihat isinya sebagian merupakan terjemaan dari yang berbahasa Inggris! Oh! Kalau begitu, saya terlambat tahu ya? Ya. Tapi, memangnya … Continue reading

Pembakaran Buku Dalam Rekaman Sejarah

Sejarah telah merekam pembakaran Perpustakaan Iskandariah oleh tentara Kristen, Perpustakaan Baghdad oleh tentara Mongol, pembakaran buku dan para sarjana oleh tentara Dinasti Qin (Cina), penghancuran naskah-naskah hukum bangsa Maya oleh para pendeta Kristen Spanyol, pembakaran kitab-kitam Muslim dan Yahudi oleh ‘pasukan’ Inquisisi Katolik, pembakaran Taurat oleh orang Kristen Jerman, dan penghancuran Perpustakaan Nasional Sarajevo. Pada … Continue reading

Jagalah Ketajaman!

Pada suatu masa, seeorang penebang kayu yang perkasa melamar pekerjaan kepada pengusaha kayu gelondongan, dan ia langsung diterima. Ia mendapat gaji besar, dan tempat kerjanya pun menyenangkan. Karena itulah, penebang kayu itu bertekad untuk bekerja sebaik-baiknya. Majikannya memberinya sebuah kampak, lalu memberi tahu tempatnya bekerja. Pada hari pertama, ia menebang 18 batang pohon. “Bagus!” puji … Continue reading

Ayah, Bisakah Memberiku Uang 10 Dolar?

Seorang lelaki terlambat pulang dari tempat kerja. Keletihan membuatnya merasa terganggu ketika ia melihat putranya yang berusia 5 tahun menunggunya di pintu. “Ayah! Boleh aku bertanya?” kata si kecil. “Ya, tentu saja. Apa?” katanya kaku. “Ayah, berapa banyak uang yang Ayah hasilkan dari satu jam?” “Itu bukan urusanmu! Kenapa bertanya seperti itu?” lelaki itu membentak … Continue reading

Salah Kaprah Tentang ‘Idul-Fithri

Tulisan di bawah ini, tahun lalu, saya pecah menjadi tiga. Sekarang saya gabung menjadi satu. Bila ada pembaca yang berminat menyebarkannya, silakan anda copy, cetak, perbanyak, dan sebarkan kepada orang-orang yang anda anggap layak. Selama ini kita cenderung melihat ‘Ĩdul-Fithri ibarat melihat permukaan sungai, sehingga hanya bisa melihat benda-benda ringan yang mengambang di permukaan air. … Continue reading

Pemimpin, Keberanian, dan Perubahan

Harian Kompas edisi 6 September memuat tulisan berjudul seperti di atas, yang agaknya langsung membuat gerah kalangan penguasa, khususnya orang yang menjadi sasaran kritik itu sendiri, SBY, atau mungkin malah hanya orang-orang di sekelilingnya. Entahlah. Yang jelas, tulisan ini menjadi pembicaraan yang cukup ramai, karena untuk pertama kalinya ada seorang tentara (TNI AU), Adjie Suradji, … Continue reading

Saya Percaya Allah. Selanjutnya, Terserah Saya!

Ya. Anda bisa mengatakan, “Saya percaya Allah. Selanjutnya, terserah saya!” karena “percaya adanya Allah”, atau “percaya kepada Allah” itu adalah perkataan yang lepas dari urusan teknis (cara). Dengan kata lain, saya percaya Allah, titik. Tentang bagaimana cara saya membuktikannya, terserah saya! Dengan demikian, tak ada orang yang berhak menuntut anda. Bahkan anda sendiri pun tidak … Continue reading