Merasa Disindir

Dalam sebuah acara pengajian seorang pemuda yang agak nakal merasa bahwa gurunya sedikit menyindir dirinya.

Pemuda: Rasanya Bapak menyindir bahwa saya ini bodoh ya Pak?

Guru: Ah, kamu ini ada-ada saja! Masa’ saya nyindir kamu bodoh sih?

Pemuda: Tapi saya merasa begitu lho Pak?

Guru: Merasa bodoh?

Pemuda: Bukan! Saya merasa disindir…

Guru: Kalau merasa disindir, berarti kamu tidak bodoh!

Pemuda: O, gitu! Berarti saya pintar ya Pak?

Guru: Wah, kalau kamu merasa pintar, lain lagi soalnya!

Pemuda: Lain bagaimana, Pak?

Guru: Orang yang merasa pintar itu biasanya … belum tentu pintar.

Pemuda: Jelasnya?

Guru: Lho, belum jelas toh?

Pemuda: Yaa belum lah, Pak. Tolong jelaskan doong!

Guru: Kalau hal yang begitu jelas ternyata belum jelas bagi kamu… berarti kamu…

Para peserta pengajian yang lain (bersama-sama): … Berarti kamu… bodoh!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: