Semangat Hijrah

Ajib Setyabudi, penulis artikel ini.

Barangkali Rasulullah sedang mengajarkan teknik aikido, teknik beladiri dengan memanfaatkan tenaga lawan. Atau mungkin sedang mengajarkan adversity quotient, suatu model kecerdasan yang dipakai tatkala menghadapi kesulitan. Tetapi yang pasti, kanjeng nabi Muhamammad itu sedang mempraktekkan isi prinsip “inna ma’al ‘usri yusra, fa inna ma’al ‘usri yusra”.

Secara pandangan orang kafir Qurays, nabi keturunan dari silsilah Ismail ini seolah terusir dari negrinya. Padahal, hijrah adalah langkah yang sejak awal sudah direncanakan. Konsep trilogi: iman (pandangan dan sikap hidup), hijrah dan jihad adalah sesuatu yang built in dalam dakwah.

Saat hijrah hanyalah masalah pemilihan momentum yang tepat. Sebab Mekah sudah diketahui bukanlah lahan subur untuk tumbuh kembangnya dakwah. Ibarat menyemai benih padi di bedengan, maka ketika dianggap cukup, tanaman padi-padi yang mulai berdaun itu harus dipindahkan (hijrah) ke tempat yang lebih luas dan diatur jaraknya agar “keadilan” terdistribusi dengan baik.

Peristiwa hijrah bukanlah adegan kekalahan dakwah di Mekah, melainkan justru dengan “metode pembiaran” dengan cara hijrah (ditinggalkan) itulah konstruksi masyarakat jahiliyah Mekah akan ambruk dengan sendirinya. Dengan hijrah “kebaikan-kebaikan” yang ada di masyarakat itu turut pergi. Karena mereka yang turut hijrah adalah mereka-mereka yang terbaik di masyarakat itu. Akibatnya, masyarakat itu menjadi tanpa harapan akan ada perbaikan. Hal ini persis seperti ratapan ibu nabi Isa bernama Maryam yang menyatakan, “Kehidupan sudah bagaikan pohon kurma yang sudah tak berpucuk lagi”.

Itulah Nabi kita Muhammad al Musthafa, yang mampu mengubah “tantangan” menjadi “peluang”. Mengganti “semangat pengusiran” menjadi ” semangat kelahiran babak baru”, sehingga  lahirlah sebuah kota yang bercahaya gilang gemilang (Al-Madinatul-Munawwarah). Peristiwa ini analog dengan proses kelahiran jabang bayi. Kontraksi perut sang Ibu betapa pun sakitnya, tetapi justru itulah rahasia kekuatan yang akan mendorong kekuatan bayi untuk lahir. Itulah berkah tersembunyi yang selalu hadir bersama kesulitan ataupun kesakitan.

Dari fakta-fakta sejarah hijrah, rasanya tak mungkin kalau nabi panutan umat Islam sedunia ini tak mengerti analisa SWOT seperti yang dikuasai ahli-ahli manajemen strategi. Nabi Muhammad adalah nabi yang selain sidiq (jujur ilmiah), amanah (kredibel), tabligh (komunikator yang baik) juga fathonah (memiliki kecerdasan). Kekuatan ini makin berkilau tatkala berpadu dengan bimbingan Allah berupa wahyu Al Qur’an. Nah, kalau sudah begini, Abu Lahab, Abu Sofyan atau yang lain…..tak akan mampu mengalahkannya.

Benarlah kata Nabi Musa, benarlah nasihat Nabi Muhammad untuk umatnya, “La takhof wa la takhzan innallaha ma’ana (jangan gentar, jangan takut. Sungguh Allah dengan ilmu-Nya bersama kita)”.

Selamat tahun baru Hijriyah 1 Muharram 1431 H. Hakuuna matata….innallaha ma’ana.

(Ajib Setyabudi, Yogya)
Comments
2 Responses to “Semangat Hijrah”
  1. Dini nurmala says:

    Analog hijrah yg merupakan proses menykitkan yg berending indah cukup menyentuh.Semoga kt tdk hanya beretorika “smoga kita akan lbh baik dr th lalu” tapi lebh pada act kita tuk menggali lbh dlm lagi sjrh hijrah dn psn utmnya. salut bng tuk analognya.

  2. dir88gun says:

    Assalamu alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh.

    Wahai Saudaraku di seluruh penjuru dunia maya,

    Akhirnya tahun baru telah tiba…
    Tahun penentuan, apakah kita akan tetap jatuh terpuruk semakin jauh ke dalam kubangan kehinaan,
    Ataukah kita akan bangkit berhijrah menuju ke arah datangnya cahaya kemenangan di depan.

    Baca selengkapnya di

    http://dir88gun0w.blogspot.com/2009/12/happy-new-year.html

    —————————————————–
    INDONESIA GO KHILAFAH 2010
    “Begin the Revolution with Basmallah”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: