Orang Terhormat

“Saya adalah manusia terhormat!” kata Abah, seorang kiai pesantren. Para santrinya diam. Tak berani membantah, bahkan tidak berani bertanya. “Tahu sebabnya kenapa saya berkata begitu?” kata si Abah pula. “Tentu saja kami tahu,” seorang santri memberanikan diri. “O ya? Apa?” sergah si Abah. “Karena Abah pemilik pesantren, guru agama yang berilmu sangat tinggi, dan …” … Continue reading

Taubat Heroik

“Kematian muslim itu indah!” kata Michelle, wanita asal Belanda yang ditinggal wafat suaminya, Bangun Sugito alias Gito Rollies, Kamis 28 Februari 2008. Entah apa yang dimaksudnya dengan “indah” itu. Tapi ia menyebut, antara lain – dengan keterbatasan ilmu agamanya –  bahwa “segala-galanya didoakan”, dan kemudian ia membayangkan seandainya dirinya kembali ke negerinya, tentu “indahnya kematian” … Continue reading

WS Rendra, Seperti Berteriak Lantang Dari Dalam Kubur

Puisi di bawah ini – Sajak Anak Muda – saya baca di blog saudara saya, Adib Susila Siraj. Saya muatkan di sini untuk mengajak anda sama-sama bergidik, lalu mengepalkan tangan ke langit! Kita adalah angkatan gagap yang diperanakkan oleh angkatan takabur. Kita kurang pendidikan resmi di dalam hal keadilan, karena tidak diajarkan berpolitik, dan tidak … Continue reading

Iman Sebagai Pandangan Hidup

  Pandangan hidup Pandangan hidup adalah istilah yang digunakan untuk menyebut cara pandang manusia terhadap dunia dan kehidupan. (Kamus Besar Bahasa Indonesia mendefinisikan pandangan hidup sebagai konsep yang dimiliki seseorang atau golongan dalam masyarakat yang bermaksud menanggapi dan menerangkan segala masalah di dunia ini ). Dalam bahasa Inggris, pandangan hidup disebut dengan istilah worldview (kadang … Continue reading

Mama Sudah Siap

Perang Yang Tidak Seimbang

Menyaksikan Deddy Mizwar dengan karya-karya sinetronnya, mulai dari Lorong Waktu, Kiamat Sudah Dekat,  Demi Masa, sampai Para Pencari Tuhan, saya terharu biru dan kemudian terhenyak sedih. Mengapa? Deddy sungguh membanggakan. Dialah satu-satunya aktor muslim yang bukan saja pandai berakting tapi juga menguasai bahasa film dengan baik. Dalam sinetron-sinetron (dan film layar lebar) Deddy kita menyaksikan … Continue reading

Rejeki Tak Terduga

Di kota Malang, Jawa Timur, saya punya beberapa teman yang pandai pijat refleksi. Hari itu, 19 Oktober, setelah menyelesaikan tugas rutin tiga bulanan, saya mampir ke rumah seorang teman yang punya keahlian demikian. Tujuannya semula hanya mampir karena kangen dan ingin tahu apa saja kegiatannya.  Tapi, di tengah obrolan, saya ingat tentang keahliannya itu, dan … Continue reading

Dengar, Tulis, Baca!

Bangsa Arab di masa Rasulullah dan sebelumnya, konon, hidup dalam kerangka budaya lisan atau budaya tutur. Tapi ternyata sampai sekarang kita masih bisa membaca sejumlah syair kuno warisan mereka. Menurut para ahli sejarah, di antara mereka memang ada yang bisa baca-tulis, tapi hanya sedikit. Pertanyaan kita adalah: apakah yang sedikit itu tidak bisa mempengaruhi yang … Continue reading

Buah Sirsak Musuh Kanker, Puluhan Tahun Dirahasiakan

Soursop,  (sirsak) buah dari pohon Graviola adalah pembunuh alami sel kanker yang ajaib dengan 10.000 kali lebih kuat dari pada terapi kemo. Tapi kenapa kita tidak tahu? Karena salah satu perusahaan Dunia merahasiakan penemuan riset mengenai hal ini se-rapat2nya, mereka ingin agar dana riset yang dikeluarkan sangat besar, selama bertahun-tahun, dapat kembali lebih dulu plus … Continue reading

Poligini Dalam Gugus Ajaran Islam

Masalah poligami selalu membuat saya penasaran. Istilah yang benar adalah poligini (polygyny) bukan poligami, karena poligami artinya beristri atau bersuami banyak. Kebalikan-nya adalah monogami; yaitu beristri atau bersuami satu. Sedangkan poligini artinya beristri lebih dari satu, dan poliandri bersuami lebih dari satu. O, begitu ya? Tapi, kok di mana-mana orang menggunakan istilah poligami dalam arti … Continue reading