Prangko Hariraya Muslim Resahkan Amerika

Pranko yang menghebohkan itu.

Prangko yang menghebohkan itu.

Orang-orang Amerika, Muslim dan bukan Muslim, bereaksi marah terhadap sebuah e-mail yang ditulis Walikota Tennessee Johnny Piper, yang memprotes peredaran prangko penyambutan dua hariraya Muslim.

“E-mail itu menandai ketaktahuan tentang apa itu Islam, siapa itu Muslim,” kata Ahmed Joudah, presiden Islamic Center of Clarksville, Tennessee, kepada koran Leaf-Chronicle hari Sabtu, 5 September.

“Saya tertawa ketika membacanya. Tapi pada saat itu juga, saya menyesalkan bahwa di sekeliling kita masih ada orang-orang yang berpikir seperti itu.”

Dalam e-mail yang disebarkan secara nasional, Piper mendesak “para patriot Amerika” untuk memprotes prangko keluaran US Postal Service (Kantor Pos AS) yang bertulisan ‘Eid Al-Fitr dan ‘Eid Al-Adha.

“Saya kaget dengan sebuah prangko yang telah dikembangkan, dan saya pikir yang lainnya juga akan dibuat,” katanya.

Prangko tersebut menampilkan tulisan ‘Eid mubarak dalam kaligrafi huruf Arab.

Sebenarnya prangko tersebut diterbitkan pertama kali pada tahun 2001, dan diterbitkan ulang tahun 2002, 2006 dan 2008.

Piper mengatakan bahwa orang Amerika tidak harus merayakan hariraya-hariraya dari orang-orang yang telah menyerang mereka, dan ia meminta dilakukan pemboikotan nasional atas prangko itu.

Menurut Joudah, pemimpin  Muslim setempat, sungguh tidak adil menyalahkan semua Muslim berdasar tindakan-tindakan radikal sejumlah orang.

Seiring dengan itu, katanya pula, sungguh tidak adil bila menyalahkan semua warga Clarksville berdasar tindakan sejumlah orang yang merusak masjid setempat.

“Saya tidak bisa mengabaikan, dan tidak bisa berbuat tidak adil terhadap tetangga saya,” kata Joudah pula.

Stereotyping

Banyak orang Amerika mengingatkan bahwa e-mail sang walikota itu berisiko menyama-ratakan (penilaian buruk) terhadap seluruh masyarakat Muslim.

Bert Randall: "Stereotipe selalu berpijak pada ketidak-tahuan dan ketakutan."

Bert Randall: "Stereotipe selalu berpijak pada ketidak-tahuan dan ketakutan."

“Landasan pemboikotan pangko itu adalah stereotype,” celetuk Bert Randall, guru besar filsafat Austin Peay State University.

“Lebih baik kita merayakan penggunaannya sebagai bagian yang membuat Amerika besar.”

Anggota Dewan David Alleh menggemakan pandangan yang sama dengan sang profesor.

“Saya benci (ajakan pemboikotan) itu, karena itu membuat kota kita diliputi kegelapan,” katanya.

“Bersikap patriotis memang bagus, tapi berlaku stereotipe adalah jelek,” tambahnya.

Profesor Randall mengatakan bahwa ia kager dengan ajakan sang walikota. “E-mail itu membuat saya tercengang,” katanya. Soalnya, “Tahun lalu, kirkira di waktu seperti ini, Walikota Piper dan saya adalah dua dari lusinan anggota masyarakat Clarksville yang diundang untuk merayakan ‘Idul-Fitri, hariraya Muslim yang dirayakan pada akhir Ramadhan.

Sang proffesor mengimbau agar para politisi dan pemimpin masyarakat menolak tindakan-tindakan yang bisa merusak kerukunan masyarakat.

“Para pemimpin masyarakat seharusnya mendorong penghormatan terhadap semua anak-anak Tuhan, dan mendorong ke arah mempersatukan daripada memecah-belah keajaiban dari keaneka-ragaman Amerika yang membuatnya berbeda dari bangsa-bangsa lain. Kita mempunyai tanggung-jawab khusus untuk memilih perkataan kita secara hati-hati dan berpijak pada hukum.”

Randall menekankan agar semua Muslim tidak dinilai berdasar tindakan (buruk) dari kelompok yang sangat kecil.

“Lebih lanjut, sebagai pelajar Islam, saya mengingatkan agar Al-Qurãn tidak digunakan sebagai alat pembenaran bagi kekerasan yang mengatasnamakan Tuhan.”

Stereotype[1] selalu berpijak pada kekurang-tahuan dan ketakutan.” Pungkasnya.

(islamonline.net)


[1] A) Memutuskan, biasanya secara tidak adil, bahwa orang-orang tertentu memiliki sifat-sifat, kemampuan-kemampuan,atau kebutuhan-kebutuhan tertentu, misalnya karena jenis kelamin mereka, atau kedudukan sosial mereka. B) Pemikiran atau kesan (seringkali buruk) yang tertanam tentang seseorang atau sesuatu. C) dalam istilah Jawa: penilaian yang bersifat meng-gebyah uyah (menyamaratakan) sesuatu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: