Kegemukan Dan Flu Babi

Boleh saja bangga, tapi awas risikonya!

Boleh saja bangga, tapi awas risikonya!

WASHINGTON (Reuters) – Orang yang terlalu gemuk tapi sehat bisa jadi menghadapi ancaman khusus komplikasi-komplikasi gawat dan kematian akibat virus flu babi (H1N1). Demikian menurut laporan para peneliti Amerika pada hari Jum’at lalu.

Mereka menggambarkan kasus-kasus dari 10 pasien di rumah sakit Michigan yang begitu parah sehingga mereka harus dimasukkan ke dalam ventilator. Tiga di antara mereka mati. Sembilan dari mereka bertubuh sangat gemuk, tujuh orang amat sangat gemuk, termasuk dua dari tiga orang yang mati.

Hasil pelitian itu diedarkan melalui mingguan Centers for Disease Control and Prevention yang khusus memberitakan kematian dan penyakit. Isinya antara lain berupa anjuran agar para dokter memberikan dosis oseltamivir dua kali lipat. Obat antivirus itu adalah produk Roche AG yang dijual dengan merek dagang Tamiflu.

“Anjuran ini berhubungan dengan komplikasi-komplikasi akibat virus ini yang bisa parah, terutama pada pasien-pasien dengan obesitas yang parah pula,” kata pakar virus CDC Dr Tim Uyeki.

“Pada lima dari pasien-pasien ini ditemukan pembekuan darah dalam paru-paru. Sebelumnya hal ini tidak ditemukan pada penderita infeksi virus influensa,” kata Uyeki pula.

Dr. Lena Napolitano dan kawan-kawan dari University Medical Center meneliti kasus 10 pasien tersebut, dan mengakui adanya sindrom (gejala-gejala) kesulitan pernapasan akibat infeksi virus H1N1.

“Dari 10 pasien itu, sembilan orang penderita obesitas (dengan body mass index lebih dari 30), termasuk tujuh di antara mereka dengan BMI lebih dari 40,” tulis mereka dalam laporan tersebut.

Hasil penelitian mereka tidak dimaksudkan untuk menegaskan bahwa obesitas atau hal lain merupakan faktor khusus kerentanan terhadap flu. Tapi mereka terkejut mengetahui bahwa tujuh dari 10 pasien tersebut ternyata amat sangat gemuk (extremely obese).

Kegagalan organ bertingkat

Sembilan di antara para pasien itu mengalami kegagalan organ bertingkat (atau beruntun), yang bisa diketahui dalam influensa, tapi lima di antara mereka mengalami pembekuan darah dalam paru-paru, dan enam orang mengalami kegagalan ginjal.

Tak ada seorang pun yang bisa disembuhkan secara tuntas, kata para peneliti itu.

Virus H1N1 pertama kali muncul di Mexico pada bulan Maret dan telah menyebar tak terkendali di AS pada saat hal itu diketahui pada bulan April. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kemudian mengumumkan pandemi (penyebaran) virus tersebut pada bulan Juni.

Meski hanya menimbulkan sakit yang sedang-sedang saja, semua virus influensa bisa mematikan, termasuk virus H1N1, yang telah membunuh hampir 500 orang di seluruh dunia, 200 orang di antaranya penduduk AS sendiri.

Namun virus baru ini memiliki pola yang sedikit berbeda dari flu musiman. Ia menyebar di bulan-bulan musim panas (summer, di negara-negara empat musim), menyerang para remaja dan anak-anak, dan mempengaruhi tubuh secara agak berbeda.

Sementara virus H5N1 (virus flu burung), yang jarang menyerang manusia, korbannya bisa lebih bertahan dengan bantuan Tamiflu dengan perawatan lebih dari lima hari – perawatan biasa, kata Dr. Uyeki.

“Kami tidak tahu apakah dibutuhkan dosis obat yang lebih tinggi bari mereka yang kegemukan,” katanya.

“Tingkat kelaziman yang tinggi dari mereka yang kegemukan ini benar-benar mengejutkan,” kata sumber dari CDC, mengomentari laporan di atas.

“Tidak diketahui apakah kegemukan merupakan faktor tersendiri bagi komplikasi-komplikasi parah akibat virus baru ini (H1N1). Sebelumnya, obesitas tidak diketahui sebagai faktor tersendiri bari komplikasi-komplikasi gawat flu musiman.”

(Maggie Fox/Reuters)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: