Mu’jizat Terbesar

Semua  rasul  dianugerahi  bekal  berupa  mukjzat,  tapi mukjizat  mereka tidak tersedia bagi kita sebagai bukti-bukti sejarah.  Kita mengetahuinya hanya melalui kitab-kitab   suci atau  buku-buku sejarah yang jarang sekali mengungkap hal   i tu.  Tapi mukjizat yang pernah dilakukan Nabi Muhammad  masih ada  yang bisa disaksikan hingga sekarang dan masa-masa  yang akan datang. Mereka yang menentang kebenarannya bisa   memeriksanya   mulai sekarang. (Tapi) itu akan  memperkuat   kepercayaan mereka akan kerasulan Muhammad.

Sebagaimana telah dimaklumi, Sang Rasul itu buta  huruf. Ia  tak pernah mempelajari sepatah kata pun dari  seseorang. Ia  tidak pernah mondar-mandir di lingkungan para penyair. Ia tak  pernah menjadi murid suatu sekolah. Bahkan sebelum menjadi  rasul ia begitu murni dan saleh, sehingga kawan  maupun lawan   meyakini kejujuran serta ketulusannya.  Anehnya, secara tiba-tiba  setelah empat puluh tahun, dunia mendengar  firman firman   Tuhan diucapkan lidahnya; kata-kata yang fasih,   matang, obyektif, dan bijak tak terbantah. Quran adalah  wujud kebijaksanan tertinggi,  yang berisi  petunjuk  mengenai  segala aspek hidup  perorangan maupun kelompok,  mengatur  perilaku individual maupun masyarakat. Bisakah hukum seperti itu  la­hir  dari seorang lelaki buta huruf? Orang-orang yang  meragukan  kebenarannya memandang Quran sebagai karya manusia. Tapi Quran sendiri menegaskan:

Maka  bila  kalian meragukan Kitab yang Kami wahyukan  kepada hamba Kami, susunlah satu bab saja yang setara dengannya, dan  itu  kalian boleh mengajak siapa saja untuk  membantu,  kecuali  Allah.  Bila  kalian tidak mampu  melakukannya,  dan memang  tidak akan mampu, maka awaslah terhadap sisksa neraka yang apinya menyala karena manusia dan batu…[1]

Tantangan ini dialamatkan kepada orang-orang yang  kefasihan lidah dan kemampuan bahasanya diakui dunia,  sehingga semua  manusia di dunia bagi mereka adalah bodoh belaka.   Dalam  kebencian terhadap Islam dan rasulnya, mereka siap untuk berjalan di atas sungai darah, dan siap mengorbankan   banyak uang  untuk menjelekkan Islam. Tantangan Islam itu adalah  kesempatan bagi mereka untuk menghina Islam dan rasulnya, bila mereka sanggup. Tapi lidah mereka masih kelu, dan tidak mampu melahirkan sesuatu yang setara dengan Quran.

Tantangan itu tidak hanya ditujukan kepada para  kampiun bahasa  dan ahli pikir, tapi juga terhadap mereka yang sangat bijak  dan cemerlang. Sampai kini, setelah empat belas abad berlalu,  dunia belum pernah memberikan jawaban yang berarti. Mari  kita lihat para Orientalis. Apa yang tidak mereka lakukan  untuk menyatakan permusuhan terhadap Islam?  Mereka            mengajukan   berbagai kebohongan sebagai fakta,  mereka berusaha menumbuhkan kesalahpahaman, tapi akhirnya mereka pun dipaksa bertekuk  lutut di hadapan mukjizat dan keindahan pesan-pesan Quran.  Di  Inggris telah terbit sebuah buku  berjudul   What Happened  in History (Sesuatu Yang Terjadi  Dalam  Sejarah). Isinya   selain  membicarakan berbagai agama dan  kepercayaan, ada bagian yang membicarakan Islam. Tentang Quran pada bagian sangat awal ia mengatakan:

Setelah  mempelajari Quran, harus diakui bahwa  pengarangnya, siapa  pun dia, adalah seorang guru bukan hanya bagi zamannya tapi   juga  bagi  zaman-zaman  yang  lain.  Hal  pertama yang menakjubkan  adalah bahwa pengarang Quran adalah  orang yang dianugerahi  kecerdasan dan pikiran yang hebat. Dalam  setiap baris  ia  berusaha menjamin bahwa (dalam  Quran)  tidak  ada pernyataan  tanpa  dukungan  fakta  dan  alasan  yang kuat. Pemikirannya mewakili orang-orang bijak yang hanya memikirkan kepentingan seluruh dunia, dan menarik kesimpulan dari se­mua.  Nilai  Quran ini pada tahap awal menakjubkan seseorang, selanjutnya  menarik  perhatiannya,  dan  akhirnya   mengikat hatinya.

Banyak  buku di dunia yang telah menimbulkan  kekaguman. Tidak   terhitung karya tulis yang telah mempengaruhi  sifat, tindakan,  dan kebiasaan manusia. Namun revolusi ajaib yang ditimbulkan   Quran dalam hidup manusia  tiada  tandingannya. Kitab  yang ‘dikarang’ pengembala unta itu mengatur  manusia, dan   mengubah  orang-orang Badui yang liar  menjadi  manusia bermoral tinggi. Di sisi lain, kitab itu juga melahirkan para jenderal  seperti  Khalid, Thariq, dan Muhammad  bin  Qasim.

Kitab  itu pula yang melahirkan para ilmuwan dan orang  bijak seperti  Ali, Aisyah, Ibnu Mas’ud, dan Ibnu Abbas. Juga melahirkan para pemimpin seperti Abu Bakar, Umar Faruq, dan Umar bin  Abdul Aziz. Quran pula yang menyebabkan munculnya  orang orang  suci seperti Abu Zarr dan Abu Hurairah. Matahari dan bulan  hanya  mengusir kegelapan malam, namun  cahaya  Quran mengusir  kegelapan pikiran, memancarkan cahaya ke luar   dan ke  dalam.

Kaisar Aurangzeb

Pengaruh besar yang tak terhapuskan, yang ditimbulkan  Quran pada batin manusia, karena kesucian serta  keagungannya, jauh melebihi kitab suci yang mana pun.  Ada     beberapa kitab yang dikatakan suci dan berasal dari Tuhan, tapi berapa  banyak yang diingat (dihafal) orang? Sebabnya, pertama,  karena kitab-kitab itu tidak bisa diingat, dan walaupun bisa, sege­ra  pula terlupakan. Lain dengan Quran, yang merupakan  kitab yang  hidup,[2] sehingga di zaman yang bejat ini pun masih   di ingat (dihafal) oleh puluhan ribu manusia. Ia mudah diucapkan oleh lidan anak-anak maupun orang tua. Jika seandainya  kitab ini  lenyap, ia bisa didiktekan oleh para  pecintanya  sampai serinci-rincinya. Banyak orang yang mempercayai  kitab-kitab suci, tapi tidak ada kitab suci yang telah menawan pecintanya sedemikian  rupa sehingga mereka menolak  peghargaan  karena menuliskannya.  Karya kaisar Aurangzeb[3] dalam  bahasa  Persia masih  tersimpan  di Aurangabad, Deccan,[4] yang  di  dalamnya antara lain tertulis:

…   Seorang  wanita  pengrajin bisa mendapatkan banyak  uang  dengan menyulam saputangan dan topi.  Lebih  dari itu,  aku pun bisa mendapatkan uang jauh lebih banyak  dengan menulis  Al-Quran. Namun meskipun jumlah dirham (uang  perak) yang akan kudapat jumlahnya jauh lebih banyak, aku tidak sudi dibayar  karena menulis Al-Quran, karena uang  yang  kuterima berarti  kudapatkan dengan menjual ayat-ayat Allah.  Walaupun penjualan          ayat-ayat   suci  tidak  dilarang,   tetap saja keadaannya  seperti  dilarang,  dan  aku  akan  merasa malu berhadapan  dengan Tuhan. Karena itu uang yang  didapat  dari menyulam  saputangan  dan  topi  lebih  baik  bagiku,   meski jumlahnya tidak begitu banyak…

Wasiat  kaisar saleh ini menggambarkan kepribadian yang dibentuk  oleh Quran. Dikatakan dalam Quran  bahwa  ayat-­ayat Allah  tidak boleh dijual dengan harga yang rendah.[5] Tak ada yang dapat menandingi keagungannya.

Di antara kitab-kitab suci yang dikatakan sebagai  wahyu dari  Allah, Quran mengandung isi yang menunjukkan  kemurniannya   yang unik. Tak ada kitab selain Quran  yang  menyatakan berasal dari Allah. Kitab-kitab suci yang lain, menurut  mereka  yang percaya, dari segi makna berasal dari Tuhan. Quran tidak  hanya menyatakan bahwa setiap katanya berasal dari  Al lah secara langsung (tanpa perubahan), tapi juga  mengajukan garansi dari Allah:

“Hai Rasul, kitab yang Kami wahyukan  ke­padamu   ini,  akan  kami  jamin  kelestariannya.”[6]

Tidak seperti  kitab-kitab   suci  yang lainnya,  Quran  dipelihara kata   demi  kata dalam hati jutaan orang. Perbedaan  (antara hafalan   satu  orang  dengan yang lain) adalah sesuatu  yang asing  bagi   Quran.  Sejak masa Rasulullah sampai  sekarang, Quran  tetap  berbunyi melalui lidah manusia, melampaui  masa berabad-abad.

Ada  lagi mukjizat lain yang dianugerahkan Allah  kepada sang   Rasul  terakhir itu. Semua orang tahu  bahwa  setelah hijrah  dari Makkah, ia hanya mempunyai waktu sepuluh  tahun. Menurut  sejarah, dari waktu sepuluh tahun itu,  enam   tahun digunakannya  untuk berperang melawan para  penyerang  mulai  dari Yahudi,  orang-orang  kafir  Makkah,  sampai  kaum   munafik. Dengan  demikian, ia hanya mempunyai waktu empat  tahun (!) untuk menegakkan sistem pemerintahan berdasarkan  Quran   di Madinah.

Ia menegakkan sistem pemerintahan Qurani dengan  baik, sehingga merupakan model bagi kaum Muslimin maupun  non-Muslim;  menjadi contoh yang tiada taranya.  Kekuasaan   para pemerintah hanya mempunyai pengaruh fisik, namun pemerintahan yang ditegakkan di atas landasan Quran mempengaruhi  raga dan jiwa  sekaligus. Hukummnya dipatuhi  siang  dan  malam, secara  rahasia maupun terang-terangan, di  setiap tempat  dan di   setiap  masa.  Orang-orang  yang   melakukan kesalahan,   meski   tidak  ada  orang  lain yang  menyaksikan,  mereka datang  dengan kesadaran sendiri ke hadapan hakim, meminta dihukum.

Pedoman  pemerintahan yang dijiwai Quran tidak  dibatasi waktu   dan tempat. Manusia masih bisa memanfaatkannya  hingga sekarang.  Sang penulis buku What Happened in History menyatakan:

Saya     tegaskan,  bahkan kesepakatan pertahanan  bersama Eropa,  persekutuan politik Eropa, dan usulan untuk membentuk parlemen atau pemerintahan internasional, segala langkah  itu akan sia-sia,  bila  fondasinya  tidak  dibangun  di   atas penghargaan yang layak terhadap konsep dan nilai-nilai  moral Tuhan.  Setelah  begitu banyak konsep bagi  perdamaian  dunia dicoba, agama pun seharusnya dicoba. Bila ada orang yang siap melakukan  ini, saya nasihatkan bahwa apa pun  alasannya,  ia harus    mengkaji Quran, karena tidak ada satu pun  kitab  lain yang  menawarkan  bimbingan yang  lebih  baik  dalam  masalah (perdamaian dunia) ini.

Tentang mukjizat Quran ini, sejarahwan Inggris yang termashur, Gibbon, menulis:

Edward Gibbon

Edward Gibbon

Dari laut Atlantik hingga sungai Gangga, telah  diakui bahwa Quran menjadi ruh parlemen, menjadi dasar hukum, bukan hanya dalam masalah keagamaan, tapi juga sampai  pada  hukum pidana dan perdata. Kenyataannya, hukum agama Muhammad memang mencakup  segala  sesuatu. Hukum agama ini tersusun  di  atas dasar  prinsip-prinsip  yang demikian bijak  dan  norma-norma hukum yang tidak ada bandingannya di seluruh dunia. (Rise and Fall of the Roman Empire).


[1] Surat Al-Baqarah ayat 23-24. (AH)

[2] Keterangan penulis ini menarik sekali. Quran adalah  kitab yang  hidup (the living book). Ia dikatakan hidup bukan  saja karena  dijadikan pedoman hidup oleh banyak orang yang mencin tainya, tapi juga karena ia merupakan kitab yang berisi  kete rangan-keterangan obyektif dan faktual, baik tentang alam  se mesta maupun tentang manusia. Jadi, sebagaimana hidupnya alam semesta dengan segala isinya, sebagaimana hidupnya Allah  itu sendiri, maka pasti Quran adalah kitab yang hidup! Dengan  de mikian, mengingkari Quran berarti ingkar terhadap  kehidupan. Suatu kebohongan yang memalukan. (AH)

[3] .  Aurangzeb  (1618-1707) adalah kaisar  Mogul  (1658-1707), putra  Syah Jehan. Ia naik tahta setelah mengalahkan  saudara saudaranya  dan memenjarakan ayahnya. Ia  berhasil  mempunyai wilayah  kekuasaan yang luas berkat  keperkasaan  militernya. Konon ia amat taat terhadap agama Islam (?). (AH)

[4] Daerah  di India Selatan. Dahulu konon  meliputi  seluruh India sebelah selatan sungai Narbada. (AH)

[5] Al-Baqarah  ayat 41: … la tasytaru  bi-ayatina  tsmanan qalilan.  Kata tasytaru dalam ayat ini kata  dasarnya  adalah syara-, yang artinya bisa menjual atau membeli. Makna yang tepat adalah menukar atau membarter. (Barter, Inggris:    menukar  satu  barang dengan barang yang lain). Maksud  ayat  ini dijelaskan oleh ayat berikutnya, 42, yang melarang  mencampur aduk  antara yang haq dengan yang bathil. Yang haq tidak   se banding dengan yang bathil; karena itu jangan dibarter. (AH)

[6] Penulis sering melakukan penerjemahan sangat bebas  terhadap  ayat-ayat Quran. Maksud kutipan ini tentu surat  Al-Hijr ayat 9, inna nahnu nazzalna-dzikra wa inna lahu  lahafidzhun. (Sungguh  Kamilah  yang menurunkan  Adz-Dzikra  (Quran),  dan sungguh Kamilah yang memelihara kelestariannya.) (AH)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: