Menyikapi Surat Berantai

Sejak puluhan tahun lalu saya sudah mendengar dan membaca tentang surat berantai dan bahkan menerima secara langsung dari seseorang.

Pesannya selalu sama: “Teruskan surat ini ke sejumlah (10, 20, dst.) orang. Anda akan mendapat keuntungan tak terduga. Bila tidak, anda akan mendapat celaka.”

Saya heran, kok ada orang yang bisa beruntung dan celaka karena menyebarkan atau tidak menyebarkan sebuah surat yang dibikin manusia? Lain soal kalau surat itu isinya wahyu Allah, yang bila kita menyambutnya lantas menjadi mu’min dan bila menolaknya otomatis menjadi kafir.

Tapi, walau bukan wahyu Allah, bagaimana bila isinya adalah ajakan untuk menyimak wahyu Allah? Bila demikian, berarti penulis surat ingin berda’wah dengan cara yang tidak lazim!

Bolahkah? Dari sisi teknik, da’wah tentu bisa dan boleh dilakukan dengan cara apa pun yang dianggap berefek. Bukankah Rasulullah mengajarkan agar kita berda’wah dengan ‘teknik’ yang sesuai dengan kesiapan orang menanggapi? (Kallimu-nasa ‘ala qadri ‘uqulihim).

Sebagai sebuah teknik (cara) surat berantai itu pada dasarnya sama dengan teknik penyiaran berita yang umum. Bedanya, media yang digunakan adalah manusia, yang diprovokasi untuk memperbanyak dan menyebarkan! Mengapa harus melakukan cara (provokasi) ini? Mungkin karena – dalam istilah orang-orang pers – beritanya “tidak menjual”. Maksudnya tidak berisi hal-hal (peristiwa dan sebagainya) yang mampu mendongkrak penjualan media yang bersangkutan, karena kurang bernilai sensasi!

Contoh peristiwa yang   “menjual” adalah kasus yang menimpa Antasari Azhar sekarang. Sebaliknya adalah kasus DPT yang kacau. Orang banyak toh tidak peduli soal DPT kan?

***

Surat berantai di bawah ini –  secara sangat tak terduga! – saya terima dari teman ngaji di Yogya. Pertimbangannya, siapa tahu ada manfaatnya.

Dan, saya pun memasukkannya ke blog ini juga dengan pertimbangan yang sama.

Manfaat yang dimaksud – paling sedikit – anda yang belum tahu bisa tahu secara langsung bentuk sebuah surat berantai.

BERITA DARI MASJID NABAWI…..BERITA PENTING….. . BERITA
UNTUK UMMAT ISLAM DISELURUH DUNIA.

SURAT INI DATANGNYA DARI SYECKH ACHMAD DI SAUDI ARABIA :

‘AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD
SAW’ WASIAT UNTUK SELURUH UMMAT ISLAM DARI SYECKH ACHMAD SEORANG
PENJAGA MAKAM RASULULLAH DI MADINAH, YAITU DI MESJID NABAWI SAUDI
ARABIA .

‘Pada malam tatkala hamba membaca Al’Quran di makam
Rasulullah, dan Hamba sampai tertidur, lalu hamba bermimpi. Didalam mimpi hamba
bertemu dengan Rasulullah SAW, dan beliau berkata, ‘didalam 60.000
orang yang meninggal dunia, diantara bilangan itu tidak ada
seorangpun yang mati beriman, dikarenakan :

1. Seorang istri tidak lagi mendengar kata-kata suaminya
2. Orang yang kaya yang mampu, tidak lagi melambangkan
atau menimbangkan rasa belas kasih kepada orang-orang miskin.
3. Sudah banyak yang tidak berzakat, tidak berpuasa, tidak
sholat dan tidak menunaikan ibadah haji, padahal mereka-mereka ini
mampu melaksanakan.
4. Oleh sebab itu wahai Syechk Achmad engkau sabdakan
kepada semua ummat manusia di dunia supaya berbuat kebajikan dan
menyembah kepada Allah SWT.’

Demikian pesan Rasulullah kepada hamba, Maka berdasarkan
pesan Rasulullah tersebut dan oleh karenanya hamba berpesan
kepada segenap Ummat Islam di dunia :

– Bersalawatlah kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW.
– Janganlah bermalas-malasan untuk mengerjakan sholat 5 (lima)waktu.
– Bershadaqoh dan berzakatlah dengan segera, santuni anak-anak yatim piatu.
– Berpuasalah di bulan ramadhan serta kalau mampu tunaikan segera ibadah haji.

PERHATIAN :

Bagi siapa saja yang membaca suratini hendaklah
menyalin/mengcopynya untuk disampaikan orang-orang lain yang beriman kepada hari
penghabisan/ kiamat.
Hari kiamat akan segera tiba dan batu bintang akan terbit,
Al’Quran akan hilang dan matahari akan dekat diatas kepala, saat itulah
manusia akan panik.
Itulah akibat dari kelakuan mereka yang selalu menuruti
hawa nafsu dalam jiwa.

Dan Barang siapa yang menyebarkan suratini sebanyak 20
(dua puluh) lembar dan disebarkan kepada teman-teman/ rekan-rekan anda atau
Masyarakat Islam sekitarnya, maka percayalah anda akan memperoleh setelah
dua minggu kemudian. Telah terbukti pada seorang pengusaha di
Bandung, setelah membaca dan menyalinnya juga menyebarkan sebanyak 20 (dua
puluh) lembar, maka dalam jangka waktu 2 (dua) minggu kemudian, dia mendapat
keuntungan yang sangat luar biasa besarnya.

Sedangkan terhadap orang yang menyepelekannya dan membuang
suratini, Dia mendapat musibah yang besar yaitu kehilangan sesuatu
harta/benda yang sangat dicintai dan disayanginya. Perlu diingat kalau kita
sengaja tidak memberitahukan suratini kepada orang lain, maka tunggulah
saatnya nasib apa yang akan anda alami, dan jangan menyesal
apabila mendapat bencana secara tiba-tiba atau kerugian yang sangat besar.
Sebaliknya jika Anda segera menyalin/mengcopyny a dan menyebarkannya
kepada orang lain, maka anda akan mendapatkan keuntungan besar atau
rezeki yang tiada disangka-sangka.

Suratini ditulis S.T. STAVIA sejak itu surat ini menjelajah
dan mengelilingi dunia, dan pada akhirnya sampai kepada Anda.
Percayalah beberapa hari lagi sesuatu akan datang kepada Anda dan
keluarga Anda, KEJADIAN-KEJADIAN YANG TELAH TERBUKTI !

1. Tn. Mustafa mantan menteri Nasabah Malaysia ,dipecat
dari jabatannya karena beliau lupa setelah menerima suratini, tidak
menyebarkannya, kemudian beliau ingat suratini, lalu beliau menyalinnya
dan Menyebarkannya sebanyak 20 lembar. Beberapa lama kemudian
beliau dilantik kembali menjadi menteri Kabinet.

2. Tn. Gojali mantan menteri Malaysia telah menerima surat
ini, kemudian beliau menyalinnya sebanyak 20 lembar dan
menyebarkannya, dan beberapa hari kemudian beliau mendapat keuntungan yang
luar biasa besarnya… Dengan adanya kejadian-kejadian tersebut diatas
sebagai bukti, untuk itu saya sarankan agar Anda tidak
merahasiakannya, dan anda segeralah menyebarkannya untuk teman-teman atau
rekan-rekan Anda. Tunggu kabar baik dalam waktu dua minggu setelah Anda
menyebarkan surat ini. Allah SWT akan meridho’i niat baik Anda, selamat
bertugas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: