Babi Oh Babi! Ah, Dasar Babi Lu!

babi3Allah melalui Al-Quran (2:173; 5:3; 6:145; 16:115) mengharamkan babi.

Ya. Tapi kenapa?

Makan daging babi bisa membuat anda terserang lebih dari tujuh puluh (70) penyakit.

Menyantap daging babi berarti memasukan cacing bundar, cacing lurus, cacing bengkok, dan lain-lain ke dalam tubuh.

Di antara cacing-cacing yang semua berbahaya itu, yang paling berbahaya adalah Taenia Solium, yang telah lama kita kenal sebagai cacing pita. Cacing ini sangat panjang. Mengingat rumah pilihannya adalah usus, mungkin ia bisa tumbuh sepanjang usus itu sendiri. Di situ ia bersantap dan bertelur. Lantas, telur-telurnya bertamasya, berenang, meluncur, berarung jeram, turun-naik, mengikuti arus darah, menjelajah hampir ke seluruh bagian tubuh.

Bila generasi sang cacing itu masuk ke otak, anda bisa hilang ingatan. Bila menginap di mata, anda bisa buta. Bila menyelonong ke liver, sang liver pun dirusaknya. PDKT (pendek kata!), bayi-bayi cacing pita itu memang sama sekali tidak lucu. Mereka bisa merusak hampir seluruh organ tubuh!

Cacing berbahaya lainnya, dalam daging babi, punya nama yang mungkin keren untuk menamai anak tetangga (heh!). Dia adalah Taenia Trichuriasis.

Ada anggapan salah berbunyi: “Bila dimasak dengan baik, telur-telur cacing itu pasti mati!” Padahal, sebuah penelitian di negeri Kang Babam (sebutan Obama versi warga Bandung), menemukan kenyataan bahwa 44 orang yang sakit karena kenakalan si Taenia Trichuriasis, 22 di antara mereka sudah memasak daging babi “secara sangat baik” (sesuai nasihat dokter tentu!).

Hal itu (seharusnya!) menjadi peringatan bahwa telur-telur cacing tersebut tidak terbunuh oleh suhu api yang digunakan dalam kegiatan memasak yang biasa. Lalu, apakah mereka harus dipanaskan dengan derajat panas yang tidak lazim dalam memasak? Wah, itu mah sama saja dengan memusnahkan. Terus kita mau makan apanya? (“Kita”? elo aja kalee!).

Selain itu, daging babi juga mengandung zat pembentuk lemak.

Daging babi hanya punya sangat sedikit zat pembentuk otot, dan sebaliknya mengandung banyak lemak.

Lemak itu ‘berkerumun’ di saluran-saluran darah. Akibatnya, sang konsumen bisa kena tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

Selain itu lagi, babi adalah hewan paling jorok sedunia. Mereka suka sekali (hobi!) hidup di tempat yang kotor dan berburu kotoran.

Di desa-desa yang para pendudukanya tak punya toilet moderen, sementara mereka memelihara babi di luar rumah, dan mereka suka buang eek di tanah terbuka, tahukah anda apa yang terjadi? Tinja penduduk selalu disapu bersih oleh para babi!

Banyak orang mengajukan contoh pemeliharaan babi yang baik di negara-negara maju. Di Australia, misalnya, babi dipelihara di kandang-kandang yang resik dan higinis. Tapi, yang resik dan higinis itu kan hanya pemeliharanya. Para babi itu sendiri ternyata hanya lucu di komik dan film kartun! Dalam kenyataan, mereka tetaplah hewan yang diciptakan dengan perangai jorok dan menjijikkan.

Seresik apa pun kandang mereka, dan sekeras apa pun usaha untuk membuat mereka bersih, si babi tetaplah bersifat jorok. Mereka makan dengan rakus santapan yang dihidangkan peternak. Tapi mereka tetap suka menikmati tinja yang keluar dari dubur sendiri maupun yang mencret dari dubur kekasih dan tetangga!

Dasar babi!

(sumber: Dr. Zakir Naik, Islamonline.net)

Di Amerika, ternyata ada kebun binatang khusus babi.

Di Amerika, ternyata ada kebun binatang khusus babi.

babi

Advertisements
Comments
10 Responses to “Babi Oh Babi! Ah, Dasar Babi Lu!”
  1. kerol says:

    inginkan air yang bersih dan selamat diminum?
    layari blog saya di

    http://diamondcruise.wordpress.com

    tq

  2. pandi says:

    Sejahterakan negri..
    jauhi daging babi..
    Rakyat sehat wal afiat..
    Jadi orang yang penuh manfaat..
    Dunia akhirat selamat..

  3. reza says:

    yg shionya babi..buruan ganti deh..jijik tau nggak,.

  4. Ahmad Haes says:

    Kata Rasulullah, ‘shio’ orang beriman (tanpa kecuali!) adalah lebah. Ga percaya? Baca aza tulisan permaisuriku di blog ini! He he…

  5. qw says:

    bang husen..malam ini saya nonton TVsiji lagi debat masalah vaksin meningitis yg penting bgt untuk mencegah virus yg menyerang selaput otak. vaksin ini akan di suntikkan pd setiap calon jemaah haji kita, tapi gosipnya..ada kandungan/berunsur babi..sedangkan badan POM telah menguji lab vaksin tsb , dan hasilnya sudah tidak berunsur babi lagi..badan pom mengatakan dalam proses masih berunsur dan hasil akhirnya (vaksin) tsb sudah tak berunsur babi lagi. MUI mau mengancam dgn fatwa haramnya.
    satu info! hampir semua negara menggunakan vaksin ini pada calhaj
    sebagai pertimbangan: sudah brapa org yg tak suntik vaksin tsb pulang haji kena virus tsb ya? apa jangan2 virus propaganda???

    kira2 apa yg patut dikritisi dari musolah ini? eh masalah maksud saya
    makasih..bang..

  6. Ahmad Haes says:

    Saya tak tahu apa-apa tentang masalah itu. Jadi, sementara, no comment deh.

  7. Bilal Khan says:

    By keeping discussion in mind I will like to share a website http://zakirnaikblog.blogspot.com which is a website about great islamic scholar Zakir Naik who made a lot oif non muslims to accept islam by his speeches.

  8. didi taridi says:

    Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang disebut selain Allah. Tetapi barangsiapa dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al-Baqarah: 173)
    tlg ya bang perjelas ayat ini, bagaimana kalo dalam kondisi terpaksa? apakah cacing2 itu memaklumi orang yg dlm kondisi itu? hehehe

  9. Ahmad Haes says:

    Dalam keadaan terpaksa (darurat) yang haram pun bisa menjadi halal. Tapi tentu hanya sebatas keadaan darurat itu saja; misalnya ketika sama sekali tak ada makanan selain daging babi. Daging babi terpkasa dimakan untuk bertahan hidup, dan untuk menemukan makanan selain itu.

  10. harta sujarwo says:

    Berbicara babi sebagai pasti alam adalah ungkapan tersembunyi untuk kehidupan sosial budaya, sehingga manusia yg hidup dengan ajaran dzulumad menurut praktek syaithan seperti babi prilakunya yg tidak kenal mana batas hak dan kewajibannya sehingga main serobot saja, demikianlah jahudi dan antek2nya yg suka serobot lahan di palestina dan lainnya..apa lu gak memperhatikannya..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: