Keyakinan tentang adanya Allah adalah prestasi intelektual tertinggi!

Islam Dan Arab

In Studi Islam on February 9, 2010 at 11:32 pm

Salah satu pakaian lelaki Arab

“Kita harus bisa membedakan mana ajaran dalam Islam yang merupakan pengaruh kultur Arab dan mana yang tidak. Aspek-aspek Islam cerminan kebudayaan Arab, misalnya jilbab, potong tangan, qishash, rajam, jenggot, jubah, tidak wajib diikuti, karena itu hanya ekspresi lokal partikular Islam di Arab.”

Pernyataan itu sering terdengar di lingkungan kelompok-kelompok pengajian tertentu; termasuk di lingkungan Jaringan Islam Liberal (JIL).

Dalam sebuah diskusi di UNJ beberapa tahun lalu, sang tokoh JIL Ulil Abshar Abdalla menyebutkan bahwa hukum qishas (bunuh balas bunuh) sudah ada sejak zaman Israel kuno. Dengan demikian, hukum qishas yang dinyatakan Al-Qurãn – katanya –  diambil dari kebiasaan bangsa Israel (Yahudi).

Pada waktu itu saya menyambung perkataan Ulil dengan mengatakan bahwa ibadah haji pun sering disebut sebagian orang Islam sebagai ibadah Arab jahiliyah yang diadopsi oleh Islam. Kepada Ulil, dan orang-orang Islam tersebut saya mengajak mereka merenungkan pertanyaan ini: “Manakah yang lebih tua; agama Allah atau bangsa Israel dan Arab?”

Dalam Al-Qurãn, Allah menegaskan bahwa satu-satunya agama miliknya adalah Islam. Agama ini diturunkan Allah melalui rasul-rasulnya, yang menurut Hadits berjumlah ratusan orang. Di antara mereka, ada beberapa orang yang diturunkan kepada bangsa Israel dan Arab.

Kajian Wahyu Pertama (9): Makna Bismillãh…

In Tafsir on February 6, 2010 at 9:19 am

Dalam  kalimat bismillãhirrahmãnirrahîm ada  dua  aradh Allah,  berupa  sifat-sifatnya,  yang  disebut  secara  nyata (explicit),  yaitu Ar-Rahmãn dan Ar-Rahim. Tentang makna  Ar­-Rahmãn,  bila kita merujuk surat Ar-Rahmãn  maka  definisinya adalah “Dia yang mengajarkan Al-Qurãn”. Sedangkan Ar-Rahîm, bila kita  rujuk surat Al-Ahzab ayat 43 dan ssebuah  Hadis,  definisinya adalah “Dia yang menyayangi orang beriman, yaitu  pe­laksana ajarannya yang terdapat dalam Al-Qurãn.”[1]

Surat Al-Baqarah ayat 2, antara lain, menegaskan  bahwa Al-Qurãn adalah “petunjuk bagi orang bertakwa”, yang  ditegaskan oleh  ayat-ayat berikutnya bahwa “orang bertakwa” itu  adalah “orang yang beriman …” Surat Al-Anbiya’ ayat 105 menegaskan bahwa  hamba-hamba Allah yang shalih (= benar-benar  beriman) adalah para pewaris dunia. Surat Al-Araf ayat 10 mengingatkan bahwa  di  dunia ini tersedia segala sarana  kehidupan,  bagi orang beriman, untuk bersyukur (beramal sesuai konsep Allah).

Berdasarkan kenyataan yang terungkap di atas, jelaslah bahwa penerjemahan  bismillãhirrahmãnirrahîm menjadi  dengan nama Allah Yang Mahapengasih dan Mahapenyayang” adalah penerjemahan yang terlalu harfiah, dan karena itulah menjadi sang­at dangkal.

Melalui  uraian tentang makna ismun dapat kita  ketahui bahwa  ismullahi mencakup Allah sebagai oknum  serta  segala makhluk dan sifatnya. Sebagai pencipta makhluk hidup,  antara lain,  Allah memberikan kepada mereka segala yang mereka  bu­tuhkan.

Mencatut Kiriman Tuhan

In Humor on February 5, 2010 at 2:58 pm

Seorang anak kecil sangat menginginkan uang seratus dolar. Ia sudah berdoa selama dua minggu, tapi belum juga mendapatkannya. Akhirnya ia memutuskan untuk menyurati TUHAN. Di sampul surat ia menulis: Kepada TUHAN AS (Amerika Serikat).

Ketika para petugas kantor pos menerima surat itu, mereka memutuskan untuk menyerahkan surat si anak kepada presiden Clinton. Sang Presiden pun sangat terkesan, tersentuh, dan terhibur pula. Ia segera menyuruh sekretarisnya untuk mengirimkan uang sebanyak lima dolar. Clinton berpikir bahwa uang lima dolar itu sudah cukup banyak bagi seorang anak kecil.

Anak kecil itu gembira menerima kiriman uang. Ia segera menulis surat lagi untuk menyatakan terimakasih. Ia menulis demikian:

TUHAN yang baik,
Terimakasih telah mengirimiku uang seperti yang kuminta. Tapi karena Kau mengirimkannya melalui Washington DC, maka – seperti biasa – orang-orang berengsek itu telah mencatut sebanyak 95 dolar.

Aku Tahu Rahasia Itu!

Seorang anak sekolah diajari temannya bahwa orang-orang dewasa mempunyai paling sedikit satu rahasia buruk, dan itu bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan uang dari mereka, yaitu dengan cara mengatakan, “Aku tahu rahasianya!”

Sang anak tak sabar ingin segera pulang untuk mencoba kiat itu. Ketika tiba di rumah dan disambut oleh ibunya dengan ucapan selamat datang, ia menyahut keras, “Aku tahu rahasianya!”